Perbedaan Office 2019 vs 2021: Mana yang Cocok Buat Kamu?
Microsoft Office adalah paket software perkantoran yang paling populer di dunia. Banyak dari kita menggunakannya setiap hari untuk bekerja, belajar, atau sekadar mengatur data pribadi. Tapi, di tengah gempuran layanan berbasis langganan seperti Microsoft 365, Microsoft masih merilis versi “klasik” atau perpetual license yang bisa dibeli sekali bayar. Dua versi terakhir yang cukup relevan adalah Office 2019 dan Office 2021.
Nah, buat kamu yang lagi galau milih di antara keduanya, atau mungkin penasaran apa sih bedanya, artikel ini bakal ngebahas tuntas perbandingannya. Jangan sampai salah pilih ya, karena keduanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung kebutuhan dan budget kamu.
Perbedaan Utama: Office 2019 vs Office 2021¶
Meskipun sama-sama berlisensi perpetual, Office 2019 dan Office 2021 punya beberapa perbedaan signifikan, terutama dalam hal fitur dan siklus dukungan. Office 2021, sebagai versi yang lebih baru, tentu saja membawa pembaruan dan fitur yang nggak ada di Office 2019.
Image just for illustration
Ini dia poin-poin perbedaan utamanya:
Fitur Baru yang Hadir di Office 2021¶
Ini adalah perbedaan paling mencolok. Office 2021 menyertakan banyak fitur baru yang sebenarnya sudah ada duluan di Microsoft 365 (versi langganan), tapi baru dibawa ke versi perpetual. Office 2019 sendiri membawa pembaruan fitur yang dikumpulkan dari pembaruan Office 365 di tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan di Excel¶
Buat para spreadsheet warrior, Excel di Office 2021 punya upgrade yang cukup powerful dibanding 2019.
- Fungsi XLOOKUP dan XMATCH: Ini adalah pengganti modern dari VLOOKUP, HLOOKUP, dan INDEX/MATCH yang legendaris. XLOOKUP bisa mencari nilai di kolom mana pun (kiri atau kanan) dan lebih fleksibel. XMATCH fungsinya mirip MATCH tapi juga lebih fleksibel. Fitur ini super membantu dalam pencarian data kompleks.
- Fungsi LET: Memungkinkan kamu mendefinisikan variabel dalam rumus Excel. Ini bikin rumus yang kompleks jadi lebih mudah dibaca dan ditulis, serta bisa meningkatkan performa karena perhitungan variabelnya cuma sekali.
- Fungsi Dynamic Arrays: Ini salah satu terobosan besar. Fungsi seperti FILTER, UNIQUE, SORT, SORTBY, SEQUENCE, dan RANDARRAY kini bisa spill (menumpahkan) hasilnya ke sel-sel di sebelahnya secara otomatis. Ini mengubah cara kerja dengan array data secara fundamental. Di Office 2019, fungsi ini belum ada atau belum sepenuhnya berfungsi sebagai dynamic arrays.
- Peningkatan Performa: Beberapa fungsi dan operasi di Excel 2021 diklaim punya performa yang lebih baik, terutama saat bekerja dengan file besar atau rumus kompleks.
Peningkatan di Word¶
Word juga dapat beberapa sentuhan baru di Office 2021, meskipun nggak sedramatis Excel.
- Line Focus: Fitur ini membantu kamu fokus membaca dokumen baris per baris, mengurangi gangguan visual. Berguna banget buat proofreading atau membaca teks panjang.
- Immersive Reader Updates: Fitur Immersive Reader yang membantu orang disleksia atau kesulitan membaca lainnya juga mendapatkan pembaruan di 2021.
- Stock Media: Akses ke perpustakaan stock images, ikon, dan video gratis yang bisa kamu gunakan di dokumenmu. Office 2019 punya pilihan yang lebih terbatas.
Peningkatan di PowerPoint¶
Buat kamu yang suka bikin presentasi, PowerPoint 2021 juga punya amunisi baru.
- Record Slide Show yang Lebih Baik: Fitur merekam presentasi kini punya opsi yang lebih lengkap, termasuk merekam video presenter, inking, dan laser pointer. Ini bagus buat bikin video tutorial atau presentasi online.
- Ink Replay: Kalau kamu pakai digital pen, kamu bisa merekam urutan coretan atau gambar yang kamu buat di slide dan memutarnya kembali.
- Stock Media: Sama seperti Word, akses ke perpustakaan stock media yang lebih kaya.
- Save as Animated GIF: Fitur ini memungkinkan kamu menyimpan presentasi atau sebagian slide sebagai file GIF bergerak.
Peningkatan di Outlook¶
Outlook, aplikasi email client di Office, juga nggak luput dari pembaruan.
- Translator di Outlook: Kamu bisa menerjemahkan email langsung di dalam aplikasi.
- Instant Search: Fitur pencarian di Outlook 2021 diklaim lebih cepat dan reliable.
- Dukungan untuk SVG: Office 2021 (termasuk Outlook) punya dukungan yang lebih baik untuk Scalable Vector Graphics (SVG), yang tetap tajam di berbagai ukuran.
Fitur Umum Lainnya¶
Ada juga fitur-fitur baru yang berlaku untuk semua aplikasi Office di versi 2021:
- Microsoft Search: Kotak pencarian terpadu di bagian atas aplikasi (mirip dengan yang ada di Microsoft 365) yang memungkinkan kamu mencari command, konten, atau mendapatkan bantuan dengan cepat.
- Stock Media Library: Perpustakaan stock images, ikon, dll., yang terintegrasi di semua aplikasi (Word, Excel, PowerPoint, Outlook).
- Improved Accessibility Checker: Fitur pemeriksa aksesibilitas untuk memastikan dokumen kamu mudah digunakan oleh semua orang, termasuk yang menggunakan assistive technologies. Versi di 2021 lebih canggih.
- Drawing Tools: Peningkatan pada alat gambar, termasuk opsi Scribble.
- OpenDocument Format (ODF) 1.3 Support: Dukungan untuk format file standar terbuka versi terbaru.
Intinya, Office 2021 adalah snapshot fitur-fitur yang ada di Microsoft 365 sampai sekitar akhir tahun 2020 atau awal 2021, kemudian dikemas sebagai lisensi perpetual. Office 2019 adalah snapshot dari fitur Microsoft 365 yang lebih lama lagi.
Peningkatan Performa dan Stabilitas¶
Meskipun nggak selalu diiklankan secara besar-besaran, setiap versi baru software biasanya membawa peningkatan under the hood. Office 2021 diklaim punya performa yang sedikit lebih smooth dan stabil dibanding Office 2019, terutama saat membuka file besar atau menjalankan tugas yang berat. Ini berkat optimasi kode dan perbaikan bug yang akumulasi dari pembaruan Office 365 selama dua tahun lebih.
Tentu saja, ini juga sangat bergantung pada spesifikasi komputer kamu. Kalau komputernya sudah tua, perbedaan performa mungkin nggak terlalu terasa signifikan.
Tampilan Antarmuka (Interface)¶
Perbedaan tampilan antara Office 2019 dan 2021 nggak terlalu drastis, tapi ada beberapa sentuhan modern di 2021.
Image just for illustration
Office 2021 mengadopsi visual refresh yang lebih selaras dengan desain Windows 11. Kamu akan melihat sudut-sudut yang sedikit lebih membulat, neutral color palette, dan styling yang lebih bersih pada ribbon dan jendela aplikasi. Ikon-ikonnya juga diperbarui agar terlihat lebih modern dan crisp.
Office 2019 masih menggunakan tampilan yang lebih kaku dan ikon yang merupakan gaya desain Microsoft sebelum visual refresh terbaru. Jadi, kalau kamu suka tampilan yang lebih fresh dan modern, Office 2021 sedikit lebih unggul.
Dukungan Sistem Operasi¶
Kompatibilitas dengan sistem operasi adalah faktor penting.
- Office 2019: Mendukung Windows 10, Windows Server 2019, dan tiga versi macOS yang paling baru saat dirilis (biasanya Sierra, High Sierra, dan Mojave). Jadi, kalau kamu masih pakai Windows 7 atau 8.1, Office 2019 nggak official didukung.
- Office 2021: Mendukung Windows 10, Windows 11, Windows Server 2019 atau 2022, dan tiga versi macOS yang paling baru saat Office 2021 dirilis (biasanya macOS Big Sur, Monterey, dan versi setelahnya seiring waktu, sampai batas dukungan). Ini berarti Office 2021 adalah pilihan kalau kamu pakai Windows 11 atau berencana upgrade ke sana.
Siklus Dukungan (Support Lifecycle)¶
Ini poin krusial yang sering diabaikan. Lisensi perpetual punya batas waktu dukungan dari Microsoft.
- Office 2019: Mendapatkan mainstream support selama 5 tahun dan extended support selama 2 tahun. Mainstream support Office 2019 berakhir pada 10 Oktober 2023, dan extended support akan berakhir pada 14 Oktober 2025. Setelah tanggal itu, tidak akan ada lagi pembaruan keamanan atau perbaikan bug.
- Office 2021: Mendapatkan mainstream support selama 5 tahun (tidak ada extended support 2 tahun seperti versi sebelumnya). Mainstream support Office 2021 akan berakhir pada 13 Oktober 2026.
Jadi, meskipun Office 2021 dirilis dua tahun setelah 2019, siklus dukungan totalnya (hanya mainstream) berakhir hanya setahun setelah extended support Office 2019 berakhir. Ini artinya Office 2021 punya jendela dukungan yang lebih pendek secara total dibanding Office 2019 (5 tahun vs 7 tahun). Ini adalah perubahan kebijakan dari Microsoft untuk mendorong pengguna beralih ke Microsoft 365.
Kalau keamanan dan pembaruan jangka panjang sangat penting, ini perlu jadi pertimbangan serius. Setelah masa dukungan berakhir, software tetap bisa dipakai, tapi risky karena kerentanan keamanan yang ditemukan tidak akan diperbaiki lagi.
Harga dan Lisensi¶
Baik Office 2019 maupun 2021 dijual sebagai lisensi one-time purchase. Artinya, kamu bayar sekali dan software-nya jadi milik kamu (untuk satu komputer, tergantung jenis lisensinya) selamanya, tanpa perlu langganan bulanan atau tahunan.
- Harga Office 2021 biasanya sedikit lebih mahal daripada Office 2019 saat pertama kali dirilis, mencerminkan fitur dan pembaruan yang dibawanya.
- Jenis lisensi yang tersedia umumnya sama: Office Home & Student (Word, Excel, PowerPoint), Office Home & Business (tambah Outlook), Office Professional (tambah Publisher dan Access - hanya untuk Windows).
Perlu diingat, lisensi perpetual hanya untuk satu komputer. Kalau kamu ganti komputer, kamu mungkin perlu mentransfer lisensinya (dengan batasan tertentu) atau bahkan membeli lisensi baru. Ini beda dengan Microsoft 365 yang bisa diinstal di banyak perangkat dengan satu langganan.
Siapa yang Cocok Pakai Office 2019? Siapa yang Cocok Pakai Office 2021?¶
Setelah melihat perbedaannya, mana yang lebih cocok buat kamu?
Office 2019 Cocok untuk:
- Pengguna yang punya budget lebih terbatas dan mencari opsi one-time purchase termurah.
- Pengguna yang sudah punya Office 2019 dan merasa fitur-fiturnya sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, dan tidak merasa perlu upgrade.
- Pengguna yang membutuhkan extended support hingga Oktober 2025 (kalau tanggal ini masih relevan saat kamu baca artikel ini).
- Pengguna yang menggunakan sistem operasi Windows 10 atau macOS versi lama yang masih didukung Office 2019 tapi tidak didukung Office 2021.
Office 2021 Cocok untuk:
- Pengguna yang menginginkan fitur-fitur terbaru tanpa harus berlangganan Microsoft 365. Fitur Dynamic Arrays, XLOOKUP di Excel, atau visual refresh di 2021 mungkin sangat menarik buat sebagian orang.
- Pengguna yang baru membeli komputer baru (terutama dengan Windows 11) dan ingin paket Office perpetual terbaru yang kompatibel.
- Pengguna yang membutuhkan dukungan untuk Windows 11.
- Pengguna yang ingin masa dukungan mainstream terpanjang dari opsi perpetual, yaitu hingga Oktober 2026.
- Pengguna yang budget-nya memungkinkan untuk membeli versi yang lebih baru.
Image just for illustration
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan kamu. Pertimbangkan kebutuhan fitur, sistem operasi yang kamu gunakan, budget, dan berapa lama kamu berencana menggunakan software tersebut tanpa upgrade lagi.
Tips Tambahan Saat Memilih Office Perpetual¶
- Cek Kebutuhan Fitur: Pikirkan fitur spesifik apa yang paling sering atau paling kamu butuhkan. Apakah Dynamic Arrays di Excel itu game-changer buatmu? Apakah stock media library itu penting?
- Pertimbangkan OS: Pastikan versi Office yang kamu pilih kompatibel dengan sistem operasi komputer kamu, terutama jika kamu menggunakan Windows 11 atau macOS versi terbaru.
- Perhatikan Masa Dukungan: Ingat bahwa Office 2019 akan segera end-of-support, dan Office 2021 hanya punya 5 tahun mainstream support. Kalau kamu butuh pembaruan keamanan jangka panjang, Microsoft 365 adalah opsi lain yang perlu dipertimbangkan (meskipun berbasis langganan).
- Hati-hati dengan Lisensi Murah: Jika kamu memutuskan untuk membeli lisensi perpetual, belilah dari penjual resmi atau terpercaya. Banyak penawaran lisensi sangat murah di internet adalah lisensi ilegal atau volume license yang dijual kembali secara tidak sah, dan bisa berisiko diblokir oleh Microsoft kapan saja.
Fakta Menarik Seputar Microsoft Office¶
- Microsoft Office pertama kali dirilis untuk Macintosh pada tahun 1989, dan baru dirilis untuk Windows pada tahun 1990.
- Versi Office 365 (sekarang Microsoft 365) pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011, menawarkan layanan berbasis cloud dan langganan bulanan/tahunan.
- Meskipun banyak pengguna beralih ke Microsoft 365, Microsoft tetap merilis versi perpetual (seperti 2019 dan 2021) untuk pengguna yang membutuhkan lisensi one-time purchase, seperti bisnis kecil atau pengguna rumahan yang tidak ingin berlangganan.
- Nama “Microsoft 365” diperkenalkan pada April 2020 untuk menggantikan “Office 365”, merefleksikan cakupan layanan yang lebih luas (termasuk Teams, OneDrive, dll.).
- Pengembangan fitur untuk Office 2021 sebenarnya sudah berjalan di Microsoft 365 selama beberapa waktu sebelum dirilis. Office 2021 adalah semacam “beku”-nya fitur-fitur tersebut pada satu titik waktu.
Tabel Perbandingan Singkat¶
| Fitur / Aspek | Microsoft Office 2019 | Microsoft Office 2021 |
|---|---|---|
| Lisensi | Perpetual (One-Time Purchase) | Perpetual (One-Time Purchase) |
| Fitur Excel | Standar (tanpa XLOOKUP, Dynamic Arrays) | Baru: XLOOKUP, XMATCH, LET, Dynamic Arrays, dll. |
| Fitur PowerPoint | Record standar | Baru: Record lebih lengkap, Ink Replay, Save as GIF |
| Fitur Word | Standar (tanpa Line Focus) | Baru: Line Focus, Immersive Reader update |
| Fitur Umum | Stock media terbatas | Baru: Stock media lebih banyak, Microsoft Search, dll. |
| Tampilan Antarmuka | Klasik | Baru: Visual Refresh (lebih modern, sesuai Windows 11) |
| Dukungan OS (Windows) | Windows 10, Server 2019 | Windows 10, Windows 11, Server 2019/2022 |
| Dukungan OS (macOS) | 3 versi terbaru saat rilis 2019 | 3 versi terbaru saat rilis 2021 |
| Mainstream Support | Sampai Okt 2023 | Sampai Okt 2026 |
| Extended Support | Sampai Okt 2025 | Tidak Ada |
Ini hanyalah rangkuman singkat. Detail fiturnya tentu lebih banyak lagi.
Kesimpulan¶
Memilih antara Office 2019 dan Office 2021 tergantung pada prioritas kamu. Office 2021 jelas lebih unggul dalam hal fitur-fitur terbaru, tampilan yang lebih modern, dan dukungan untuk Windows 11. Namun, Office 2019 bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis atau jika fitur di versi 2021 tidak terlalu kamu butuhkan, serta kamu mengejar extended support hingga tahun 2025.
Yang paling penting adalah pastikan kamu membeli lisensi dari sumber yang legal dan terpercaya agar software kamu aman dan punya dukungan penuh.
Gimana nih menurut kamu? Fitur apa di Office 2021 yang paling menarik perhatianmu? Atau kamu justru merasa Office 2019 sudah lebih dari cukup? Share pendapat dan pengalaman kamu di kolom komentar ya!
Posting Komentar