Z Flip 3 vs Z Flip 4: Pilih Mana? Cek Bedanya!

Table of Contents

Samsung Galaxy Z Flip 3 dan Z Flip 4 adalah dua ponsel lipat clamshell yang populer dari Samsung. Keduanya menawarkan pengalaman unik dengan desain yang bisa dilipat menjadi kompak, membuatnya mudah dimasukkan ke saku atau tas kecil. Meski sekilas terlihat mirip dan punya konsep yang sama, ada beberapa peningkatan signifikan yang dibawa Z Flip 4 dari pendahulunya, Z Flip 3. Peningkatan ini tidak hanya soal spesifikasi di atas kertas, tapi juga berimbas pada pengalaman penggunaan sehari-hari. Bagi kamu yang mungkin sedang mempertimbangkan salah satu dari keduanya, memahami perbedaan detailnya itu penting banget. Yuk, kita bedah satu per satu perbedaan utama antara Galaxy Z Flip 3 dan Galaxy Z Flip 4 biar kamu makin tercerahkan!

Desain dan Tampilan Fisik: Evolusi Kecil yang Terasa

Secara garis besar, filosofi desain Z Flip 3 dan Z Flip 4 itu sama: ponsel pintar yang bisa dilipat dua secara horizontal. Keduanya punya bodi yang ramping saat dibuka dan berubah jadi kotak kecil nan imut saat dilipat. Material frame keduanya menggunakan Armor Aluminum yang dikenal kuat. Namun, ada beberapa penyesuaian detail pada Z Flip 4 yang membuatnya terasa lebih modern dan kokoh.

Frame pada Z Flip 4 didesain lebih datar (flat) dibandingkan frame Z Flip 3 yang sedikit lebih melengkung. Perubahan ini memberikan grip atau pegangan yang sedikit berbeda saat ponsel dibuka dan dioperasikan. Beberapa orang mungkin lebih suka pegangan yang flat, sementara yang lain lebih nyaman dengan yang melengkung. Ini soal preferensi personal saja.

Dimensi keduanya juga sedikit berubah. Z Flip 4 sedikit lebih ringkas saat dilipat. Saat terbuka, tingginya hampir sama, tapi lebarnya sedikit berkurang. Tebalnya saat dilipat tetap sama di bagian engsel (17.1mm) dan sedikit lebih tipis di ujung lainnya (15.9mm), sama seperti Z Flip 3. Berat Z Flip 4 juga bertambah tipis, dari 183 gram di Z Flip 3 menjadi 187 gram. Perbedaan berat ini mungkin tidak akan terlalu terasa signifikan di tangan.

Salah satu perubahan fisik yang patut dicatat adalah bagian engsel (hinge). Engsel di Z Flip 4 didesain ulang agar lebih ramping. Ini punya dua keuntungan: pertama, membuat profil ponsel saat dilipat terlihat lebih ramping, dan kedua, mengurangi celah antara kedua layar saat ponsel terlipat penuh. Celah yang lebih tipis ini membantu mengurangi masuknya debu atau kotoran kecil ke dalam layar lipat. Engsel yang diperbarui ini juga diklaim sedikit lebih tahan lama dan terasa lebih kokoh saat dibuka dan ditutup.

Material kaca pelindung di bagian belakang (di luar area layar cover) juga mengalami peningkatan. Z Flip 3 menggunakan Corning Gorilla Glass Victus. Z Flip 4 naik tingkat menggunakan Corning Gorilla Glass Victus+, yang diklaim memiliki ketahanan lebih baik terhadap goresan dan benturan ringan.

Soal pilihan warna, Z Flip 3 hadir dengan warna-warna yang cukup playful dan cerah, seperti Cream, Green, Lavender, dan Phantom Black. Z Flip 4 menawarkan palet warna yang sedikit berbeda, seperti Bora Purple, Graphite, Pink Gold, dan Blue. Yang paling menarik di Z Flip 4 adalah ketersediaan opsi Bespoke Edition di beberapa negara, memungkinkan pengguna mengkustomisasi warna panel depan, belakang, dan frame sesuai selera, memberikan sentuhan personal yang unik.

Perbandingan Desain Z Flip 3 dan Z Flip 4
Image just for illustration

Layar: Sama-sama Cantik, Tapi Ada Sedikit Upgrade

Baik Samsung Galaxy Z Flip 3 maupun Z Flip 4 menggunakan layar utama yang sama-sama menawan. Layar lipat di bagian dalam berukuran 6.7 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X, resolusi Full HD+ (1080 x 2640 piksel), dan mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz. Teknologi refresh rate adaptif ini memungkinkan layar menyesuaikan refresh rate-nya dari 1Hz hingga 120Hz tergantung konten yang ditampilkan, untuk efisiensi daya. Pengalaman visual saat scrolling, bermain game, atau menonton video di kedua ponsel ini sama-sama mulus, tajam, dan kaya warna berkat teknologi AMOLED Samsung.

Namun, ada satu perbedaan kecil tapi penting pada layar utama Z Flip 4, yaitu tingkat kecerahan puncaknya. Z Flip 4 diklaim memiliki kecerahan puncak hingga 1200 nits, sedikit lebih tinggi dari Z Flip 3. Peningkatan ini mungkin tidak terlalu signifikan di dalam ruangan, tapi akan sangat terasa manfaatnya saat menggunakan ponsel di bawah sinar matahari langsung atau kondisi pencahayaan yang sangat terang. Layar Z Flip 4 akan terlihat lebih jelas dan mudah dibaca di luar ruangan.

Bagaimana dengan layar sekunder atau Cover Screen di bagian luar? Ukurannya sama persis di kedua model, yaitu 1.9 inci dengan panel Super AMOLED. Layar mungil ini berfungsi sebagai pusat informasi cepat saat ponsel terlipat. Kamu bisa melihat jam, tanggal, notifikasi, cuaca, mengontrol musik, hingga menggunakan layar ini sebagai preview saat mengambil foto selfie menggunakan kamera belakang yang resolusinya lebih tinggi.

Meskipun ukurannya sama, Samsung memberikan peningkatan pada fungsionalitas Cover Screen di Z Flip 4. Di Z Flip 4, kamu bisa melakukan lebih banyak hal langsung dari layar mungil ini tanpa perlu repot membuka ponsel. Misalnya, kamu bisa membalas pesan singkat dengan quick reply atau dictation, mengakses widget tertentu (seperti kalender, alarm, timer), mengontrol pengaturan smart home, atau bahkan melakukan panggilan langsung ke kontak favorit. Personalisasi Cover Screen di Z Flip 4 juga lebih kaya, memungkinkan kamu menggunakan foto, GIF, atau bahkan video sebagai wallpaper. Peningkatan fungsionalitas ini membuat Cover Screen di Z Flip 4 jadi lebih dari sekadar layar notifikasi, tapi benar-benar jadi mini-pusat kendali.

Layar Z Flip 3 vs Z Flip 4
Image just for illustration

Performa: Lonjakan Generasi Chipset yang Powerful

Ini adalah area di mana perbedaan antara Z Flip 3 dan Z Flip 4 paling terasa signifikan. Jantung pacu kedua ponsel ini menggunakan chipset kelas flagship, tetapi dari generasi yang berbeda.

Samsung Galaxy Z Flip 3 ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 888. Saat dirilis, Snapdragon 888 adalah salah satu chipset Android paling kencang di pasaran. Performanya sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai aplikasi, game berat, dan multitasking tanpa masalah berarti. Untuk penggunaan sehari-hari seperti browsing, media sosial, streaming video, hingga bermain game populer, Snapdragon 888 di Z Flip 3 masih sangat bertenaga hingga saat ini.

Namun, Samsung Galaxy Z Flip 4 membawa peningkatan besar dengan menggunakan chipset yang lebih baru dan lebih canggih, yaitu Qualcomm Snapdragon 8+ Gen 1. Chipset ini adalah versi yang ditingkatkan dari Snapdragon 8 Gen 1, yang fokus pada peningkatan performa dan efisiensi daya.

Snapdragon 8+ Gen 1 di Z Flip 4 bukan hanya lebih kencang dalam hal kecepatan processing dan grafis (memberikan frame rate yang lebih tinggi dan stabil saat bermain game), tapi juga jauh lebih efisien dalam penggunaan daya. Efisiensi daya ini sangat krusial untuk ponsel lipat dengan ruang baterai yang terbatas. Selain itu, Snapdragon 8+ Gen 1 juga dikenal memiliki manajemen panas yang lebih baik dibandingkan Snapdragon 888. Ini berarti Z Flip 4 cenderung tidak cepat panas saat digunakan untuk tugas berat dalam waktu lama, dan performanya bisa dipertahankan pada level tinggi (tidak mengalami throttling) lebih lama dibandingkan Z Flip 3.

Untuk RAM, kedua ponsel ini sama-sama dibekali dengan RAM berkapasitas 8GB. Kapasitas RAM 8GB ini sudah lebih dari cukup untuk menangani multitasking berat dan memastikan aplikasi tetap berjalan lancar di latar belakang.

Perbedaan ada pada pilihan kapasitas penyimpanan internal. Z Flip 3 hadir dengan pilihan 128GB dan 256GB. Z Flip 4 menawarkan opsi yang lebih luas, yaitu 128GB, 256GB, dan bahkan hingga 512GB, memberikan lebih banyak ruang bagi pengguna yang membutuhkan penyimpanan besar untuk foto, video, aplikasi, dan game. Jenis penyimpanan yang digunakan juga sama-sama cepat, yaitu UFS 3.1.

Secara keseluruhan, performa Z Flip 4 jelas lebih unggul dibanding Z Flip 3 berkat penggunaan chipset Snapdragon 8+ Gen 1. Peningkatan ini memberikan pengalaman penggunaan yang lebih smooth, lebih stabil, dan lebih efisien daya, menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal dan future-proofing.

Performa Z Flip 3 vs Z Flip 4
Image just for illustration

Kamera: Spesifikasi Mirip, Hasil Sedikit Lebih Baik Berkat Software

Melihat daftar spesifikasi kamera, mungkin kamu akan berpikir tidak ada perbedaan sama sekali antara Z Flip 3 dan Z Flip 4. Keduanya sama-sama memiliki konfigurasi kamera ganda di bagian belakang: kamera utama 12MP dengan aperture f/1.8 dan dukungan Optical Image Stabilization (OIS), serta kamera ultrawide 12MP dengan aperture f/2.2. Di bagian depan, keduanya juga punya kamera punch-hole beresolusi 10MP dengan aperture f/2.4.

Lalu, apakah hasil fotonya benar-benar sama? Tidak sepenuhnya. Meskipun hardware kameranya identik, kualitas foto dan video yang dihasilkan juga sangat dipengaruhi oleh software pemrosesan gambar dan Image Signal Processor (ISP) yang ada di chipset. Berkat penggunaan chipset Snapdragon 8+ Gen 1 yang lebih baru dan punya ISP lebih canggih, Z Flip 4 mampu mengolah gambar dengan lebih baik.

Peningkatan ini terutama terasa pada kondisi cahaya minim atau malam hari. Z Flip 4 diklaim punya kemampuan Night Mode yang lebih baik, menghasilkan foto yang lebih terang, detail, dan minim noise dibandingkan Z Flip 3. Dalam kondisi pencahayaan yang ideal, perbedaan kualitas foto mungkin tidak terlalu mencolok, tapi tuning warna dan dynamic range di Z Flip 4 mungkin terlihat sedikit lebih baik atau berbeda sesuai preferensi Samsung.

Fitur FlexCam, yang memanfaatkan kemampuan melipat ponsel untuk mengambil foto atau video dari berbagai sudut tanpa tripod, hadir di kedua model. Ini adalah salah satu keunggulan utama ponsel lipat Z Flip. Kamu bisa meletakkan ponsel di permukaan datar dalam posisi setengah terlipat dan mengambil foto grup, selfie, atau merekam video dengan tangan bebas dari sudut rendah atau tinggi. Di Z Flip 4, fitur FlexCam ini semakin dioptimalkan dan didukung oleh lebih banyak aplikasi pihak ketiga, seperti Instagram, WhatsApp, dan Facebook, memungkinkan pengalaman penggunaan yang lebih seamless saat membuat konten untuk media sosial.

Kemampuan merekam video di kedua ponsel ini juga sama, mendukung perekaman hingga resolusi 4K pada 60fps. Kualitas video yang dihasilkan pun cukup baik. Fitur preview menggunakan Cover Screen untuk selfie pakai kamera belakang juga sama-sama ada di kedua ponsel, memberikan fleksibilitas ekstra saat berfoto.

Jadi, meskipun hardware kameranya identik, Z Flip 4 menawarkan kualitas hasil foto yang sedikit lebih baik, terutama di kondisi menantang, berkat software dan chipset yang lebih baru. Namun, Z Flip 3 pun sudah menghasilkan foto yang bagus untuk sebagian besar pengguna.

Kualitas Kamera Z Flip 3 dan Z Flip 4
Image just for illustration

Baterai dan Pengisian Daya: Ini Dia Peningkatan yang Paling Dinanti

Salah satu kritik paling umum yang ditujukan pada Samsung Galaxy Z Flip 3 adalah daya tahan baterainya yang dianggap kurang memuaskan. Dengan baterai berkapasitas 3300 mAh, Z Flip 3 seringkali kesulitan bertahan seharian penuh untuk penggunaan aktif.

Samsung tampaknya sangat mendengarkan feedback dari pengguna. Di Galaxy Z Flip 4, kapasitas baterainya ditingkatkan secara signifikan menjadi 3700 mAh. Penambahan 400 mAh ini, yang mungkin terlihat kecil di atas kertas, sebenarnya membawa perbedaan besar dalam penggunaan nyata. Apalagi, peningkatan kapasitas baterai ini dikombinasikan dengan efisiensi daya yang jauh lebih baik dari chipset Snapdragon 8+ Gen 1.

Hasilnya? Daya tahan baterai Z Flip 4 jauh melampaui Z Flip 3. Banyak review dan pengalaman pengguna yang menunjukkan bahwa Z Flip 4 bisa bertahan seharian penuh dengan penggunaan moderat hingga agak berat, sesuatu yang hampir mustahil dilakukan oleh Z Flip 3 tanpa mengisi daya di tengah hari. Bagi banyak pengguna, peningkatan daya tahan baterai ini adalah alasan paling kuat untuk memilih Z Flip 4.

Selain kapasitas baterai, kecepatan pengisian daya (charging) juga meningkat drastis. Samsung Galaxy Z Flip 3 hanya mendukung pengisian daya kabel maksimal 15W dan pengisian nirkabel (wireless charging) 10W. Ini tergolong lambat dibandingkan standar ponsel flagship saat Z Flip 3 dirilis, apalagi untuk ponsel di kelas harganya.

Di Z Flip 4, Samsung membawa peningkatan yang signifikan. Pengisian daya kabel kini mendukung hingga 25W. Dengan charger 25W (dijual terpisah), Z Flip 4 diklaim bisa mengisi daya hingga sekitar 50% dalam waktu 30 menit. Kecepatan pengisian nirkabel juga meningkat menjadi 15W, sama dengan standar flagship Samsung lainnya. Ada juga dukungan reverse wireless charging 4.5W untuk mengisi daya earbuds atau aksesori lain di bagian belakang ponsel.

Peningkatan kapasitas baterai dan kecepatan charging ini secara total membuat pengalaman penggunaan harian Z Flip 4 jadi jauh lebih nyaman dan praktis dibandingkan Z Flip 3. Kamu tidak perlu sekhawatir kehabisan baterai di sore hari dan proses pengisian dayanya pun jadi lebih cepat saat dibutuhkan.

Baterai dan Charging Z Flip 3 vs Z Flip 4
Image just for illustration

Ketahanan dan Fitur Lain: Sedikit Lebih Robust

Kedua ponsel lipat ini sudah punya rating ketahanan air IPX8, yang merupakan pencapaian luar biasa untuk ponsel lipat. Ini berarti keduanya tahan terendam air tawar hingga kedalaman 1.5 meter selama 30 menit. Namun, perlu diingat bahwa rating ini tidak mencakup ketahanan terhadap debu, jadi kamu tetap harus berhati-hati saat menggunakannya di lingkungan berdebu atau berpasir.

Seperti yang sudah disinggung di bagian desain, Samsung juga melakukan beberapa peningkatan pada material dan konstruksi Z Flip 4 untuk membuatnya sedikit lebih tangguh. Layar utama menggunakan Ultra Thin Glass (UTG) yang diklaim lebih kuat dan lebih tahan lipatan dibandingkan generasi sebelumnya. Engsel yang didesain ulang juga diklaim lebih tahan lama. Meskipun begitu, ponsel lipat tetap butuh perlakuan yang lebih hati-hati dibandingkan ponsel konvensional, terutama pada bagian layar lipatnya.

Fitur-fitur lain yang penting seperti dukungan jaringan 5G, NFC untuk pembayaran cashless (misalnya Samsung Pay atau Google Pay), sensor sidik jari yang terletak di tombol power samping (posisi yang sangat nyaman saat ponsel dibuka atau dilipat), speaker stereo untuk pengalaman audio yang lebih imersif, dan dukungan dual SIM (satu fisik + satu eSIM) hadir di kedua model. Pengalaman software dengan antarmuka One UI Samsung berbasis Android juga sangat mirip di keduanya, meski Z Flip 4 dirilis dengan versi Android yang lebih baru dan akan mendapatkan dukungan software update lebih lama dibandingkan Z Flip 3.

Secara keseluruhan, Z Flip 4 membawa peningkatan minor pada ketahanan fisik (terutama di bagian layar dan engsel) dan tentu saja jaminan pembaruan software yang lebih panjang.

Ketahanan Z Flip 3 vs Z Flip 4
Image just for illustration

Perbandingan Harga dan Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?

Saat pertama kali dirilis di Indonesia, Samsung Galaxy Z Flip 3 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 14.999.000 untuk varian 8GB/128GB. Sementara itu, Samsung Galaxy Z Flip 4 saat pertama kali dirilis memiliki harga mulai dari Rp 15.999.000 untuk varian 8GB/128GB, sedikit lebih mahal dari pendahulunya.

Namun, perlu diingat bahwa harga di pasar saat ini sudah sangat berbeda, terutama untuk Z Flip 3 yang sudah berumur lebih dari setahun (bahkan dua tahun saat artikel ini ditulis). Samsung Galaxy Z Flip 3 kemungkinan besar sudah tidak tersedia lagi di toko resmi Samsung atau channel penjualan utama dengan harga rilisnya. Kalaupun ada, harganya sudah pasti jauh lebih murah. Z Flip 3 mungkin lebih mudah ditemukan di pasar secondhand dengan harga yang sangat menarik, menjadikannya pilihan yang lebih terjangkau untuk merasakan sensasi ponsel lipat.

Samsung Galaxy Z Flip 4 (juga mungkin sudah mengalami penurunan harga setelah generasi berikutnya dirilis) masih lebih mudah ditemukan di toko resmi atau reseller. Harganya bervariasi tergantung varian penyimpanan (128GB, 256GB, 512GB) dan ketersediaan opsi Bespoke Edition.

Memilih antara Z Flip 3 dan Z Flip 4 pada akhirnya bergantung pada prioritas utama kamu dan tentu saja budget yang tersedia.

Pilih Samsung Galaxy Z Flip 3 jika:

  • Budget adalah faktor utama. Kamu punya budget terbatas tapi sangat ingin mencoba pengalaman menggunakan ponsel lipat clamshell. Harga Z Flip 3 saat ini, terutama di pasar secondhand, sangat menggiurkan.
  • Penggunaanmu tidak terlalu heavy. Kamu tidak terlalu sering bermain game berat atau menjalankan aplikasi yang sangat intensif secara multitasking. Performa Snapdragon 888 sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan sehari-hari seperti browsing, media sosial, chatting, dan multimedia.
  • Daya tahan baterai moderat tidak jadi masalah. Kamu tidak keberatan mengisi daya ponsel di sore hari atau membawa power bank.
  • Kamu tidak terlalu memprioritaskan charging super cepat. Kecepatan 15W kabel dan 10W nirkabel sudah cukup buat kamu.

Pilih Samsung Galaxy Z Flip 4 jika:

  • Kamu menginginkan pengalaman ponsel lipat yang lebih refined dan reliable. Z Flip 4 adalah penyempurnaan dari Z Flip 3 di berbagai aspek penting.
  • Daya tahan baterai adalah prioritas utama. Kamu butuh ponsel yang bisa bertahan seharian penuh dengan sekali cas. Peningkatan baterai dan efisiensi chipset di Z Flip 4 sangat signifikan.
  • Performa maksimal dan efisiensi adalah kunci. Kamu suka bermain game berat, multitasking intensif, dan menginginkan ponsel yang performanya stabil tanpa cepat panas. Snapdragon 8+ Gen 1 jauh lebih unggul di sini.
  • Kamu menghargai kecepatan charging yang lebih cepat. Pengisian daya 25W di Z Flip 4 bisa menghemat banyak waktu.
  • Kamu menginginkan peningkatan minor pada desain dan ketahanan. Engsel yang lebih ramping, material kaca yang lebih kuat, dan fungsionalitas Cover Screen yang lebih kaya di Z Flip 4 bisa jadi nilai tambah bagimu.
  • Kamu menginginkan software update jangka panjang. Z Flip 4 akan mendapatkan dukungan pembaruan software dan keamanan lebih lama dari Samsung.

Intinya, Z Flip 3 adalah pintu masuk yang lebih terjangkau ke dunia ponsel lipat, sementara Z Flip 4 adalah versi yang sudah disempurnakan, mengatasi beberapa kelemahan utama pendahulunya, terutama di sektor performa dan baterai.

Kesimpulan: Evolusi yang Worth It?

Samsung Galaxy Z Flip 4 adalah evolusi yang solid dari Galaxy Z Flip 3. Samsung tidak hanya sekadar mengganti chipset dan menambah kapasitas baterai, tapi juga melakukan penyesuaian desain kecil yang membuat ponsel terasa lebih kokoh, meningkatkan kecepatan charging, dan memperkaya fungsionalitas Cover Screen. Peningkatan di sektor performa dan baterai bisa dibilang adalah game changer yang membuat Z Flip 4 jadi perangkat harian yang jauh lebih capable dan nyaman dibandingkan Z Flip 3.

Jika kamu sudah punya Z Flip 3, apakah upgrade ke Z Flip 4 worth it? Jika daya tahan baterai dan performa adalah keluhan utamamu di Z Flip 3, maka upgrade ke Z Flip 4 akan memberikan perbedaan yang sangat terasa. Jika kamu puas-puas saja dengan performa dan baterai Z Flip 3, mungkin upgrade ke generasi yang lebih baru lagi (misalnya Z Flip 5 atau di atasnya) akan memberikan perbedaan yang lebih signifikan.

Tapi jika kamu baru pertama kali akan membeli ponsel lipat dan bingung memilih antara Z Flip 3 (yang harganya pasti lebih murah sekarang) dan Z Flip 4, pertimbangkan baik-baik kebutuhan dan budget-mu. Z Flip 3 menawarkan nilai yang sangat baik di harga pasarnya saat ini, sementara Z Flip 4 menawarkan pengalaman yang lebih premium dan lengkap dengan trade-off harga yang lebih tinggi.

Nah, gimana menurut kamu? Apakah peningkatan di Z Flip 4 cukup menarik untuk upgrade dari Z Flip 3, atau Z Flip 3 yang harganya sekarang lebih terjangkau sudah cukup? Punya pengalaman pakai salah satunya? Share dong di kolom komentar!

Posting Komentar