Pilih Mana? Bongkar Perbedaan Apple Watch SE dan Series 5
Saat memilih Apple Watch, ada banyak opsi yang bisa bikin bingung. Dua model yang sering jadi bahan perbandingan, terutama kalau kamu mencari keseimbangan antara fitur dan harga, adalah Apple Watch SE dan Apple Watch Series 5. Sekilas memang mirip, tapi ada perbedaan signifikan di balik tampilannya. Mari kita bedah satu per satu biar kamu makin yakin mana yang paling cocok buat menemani aktivitas sehari-hari.
Kenapa Membandingkan SE dan Series 5?¶
Mungkin ada yang bertanya, kenapa membandingkan SE (yang rilis 2020) dengan Series 5 (yang rilis 2019)? Jawabannya simple: posisi pasar dan ketersediaan. Saat Apple Watch SE dirilis, dia diposisikan sebagai pilihan yang lebih terjangkau di lini produk Apple Watch, menggantikan peran Series 3 sebagai entry-level yang lebih modern. Di sisi lain, Series 5 adalah flagship di masanya dan sekarang seringkali masih bisa ditemukan di pasar barang bekas atau refurbished dengan harga yang menarik. Jadi, buat calon pembeli yang punya budget terbatas tapi mau fitur oke, dua model ini sering masuk dalam radar.
Image just for illustration
Desain dan Tampilan Fisik: Saudara Kembar?¶
Secara visual, Apple Watch SE dan Series 5 itu kayak saudara kembar yang susah dibedain kalau cuma lihat dari depan. Keduanya mewarisi desain modern yang diperkenalkan pertama kali di Series 4. Bentuk case-nya persegi dengan sudut membulat yang ikonik, punya Digital Crown yang bisa diputar dan ditekan di sisi kanan, serta tombol samping di bawah Digital Crown.
Ukuran case yang tersedia juga sama persis: 40mm dan 44mm. Buat yang pergelangan tangannya kecil, pilihan 40mm pasti lebih nyaman. Sementara itu, 44mm memberikan layar yang lebih lega untuk melihat informasi atau berinteraksi dengan aplikasi. Kedua ukuran ini sudah jadi standar Apple Watch sejak Series 4 dan tetap dipertahankan di model-model selanjutnya, termasuk SE dan Series 5.
Soal material, ini salah satu titik bedanya. Apple Watch SE hanya tersedia dalam material aluminium daur ulang. Pilihan warnanya standar: Silver, Gold, dan Space Gray. Nah, kalau Apple Watch Series 5 itu lebih fancy di masanya. Selain aluminium, Series 5 juga tersedia dalam material stainless steel, titanium, dan bahkan ceramic (untuk edisi Hermès dan Edition). Tentunya pilihan material yang lebih premium ini bikin harga Series 5 (khususnya varian non-aluminium) jadi jauh lebih mahal. Tapi kalau kamu nemu Series 5 bekas aluminium, penampakannya bakal mirip banget sama SE.
Kedua model ini juga punya tingkat ketahanan air yang sama, yaitu hingga 50 meter. Artinya, aman banget buat dipakai renang di kolam atau di laut dangkal, mandi, atau aktivitas air lainnya. Jadi, dari segi daya tahan terhadap air, nggak ada perbedaan.
Layar: Always-On Display Jadi Jagoan Series 5¶
Inilah perbedaan paling mencolok antara Apple Watch SE dan Series 5 yang langsung terasa saat dipakai. Layar pada Apple Watch Series 5 punya fitur yang namanya Always-On Display (AOD). Dengan AOD, layar Apple Watch Series 5 nggak pernah benar-benar mati. Saat pergelangan tangan diturunkan, layar akan meredup tapi tetap menampilkan waktu dan informasi penting lainnya (komplikasi watch face) secara terus-menerus. Kamu nggak perlu mengangkat pergelangan tangan atau menekan tombol cuma buat lihat jam atau notifikasi sekilas. Fitur ini pakai teknologi layar LTPO (low-temperature polycrystalline oxide) yang memungkinkan refresh rate layar turun sangat rendah (hingga 1Hz) saat meredup, jadi hemat baterai.
Sebaliknya, Apple Watch SE tidak punya fitur Always-On Display. Layarnya akan mati total saat pergelangan tangan diturunkan. Untuk melihat waktu atau info lain, kamu harus mengangkat pergelangan tangan (wrist raise) atau mengetuk layar. Buat sebagian orang, ini mungkin bukan masalah besar dan justru bantu menghemat baterai. Tapi buat yang sudah terbiasa dengan AOD di Series 5 atau model di atasnya, transisi ke SE yang tanpa AOD kadang terasa kurang praktis.
Selain AOD, spesifikasi layar lainnya sebenarnya cukup mirip. Kecerahan maksimal kedua layar ini sama-sama bisa mencapai 1000 nits, bikin layar tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari terik. Resolusi dan ukuran layarnya pun sama untuk ukuran case yang serupa (40mm dan 44mm). Jadi, dari segi kualitas gambar dan ukuran, keduanya sepadan, tapi AOD Series 5 memang memberikan pengalaman penggunaan yang berbeda.
Performa: Chipset S5 yang Sama Cepat¶
Kalau ngomongin soal “jeroan” atau otak dari jam tangan ini, baik Apple Watch SE maupun Apple Watch Series 5 ditenagai oleh chip yang sama, yaitu chip S5 SiP (System in Package) dengan prosesor dual-core. Ini fakta menarik yang bikin Apple Watch SE punya performa setara dengan flagship Series 5 di masanya.
Dengan chip S5, performa kedua jam tangan ini terasa responsif dan smooth saat menjalankan aplikasi, membuka menu, atau melakukan transisi. Nggak ada lag yang mengganggu saat membuka aplikasi Workout, cek cuaca, atau menggunakan Apple Pay. Dibandingkan dengan model yang lebih tua seperti Series 3, chip S5 ini jauh lebih cepat. Apple mengklaim chip S5 2x lebih cepat dibanding chip S3 yang ada di Series 3.
Jadi, dari sisi performa murni untuk menjalankan watchOS dan aplikasi sehari-hari, kamu nggak akan merasakan perbedaan berarti antara SE dan Series 5. Keduanya sama-sama mumpuni untuk tugas-tugas standar Apple Watch. Ini jadi nilai plus buat SE karena kamu mendapatkan performa flagship dari tahun sebelumnya dengan harga yang lebih terjangkau.
Fitur Kesehatan dan Keselamatan: Ada yang Hilang di SE?¶
Ini area penting lain yang membedakan kedua model ini, terutama di fitur kesehatan premium.
Apple Watch Series 5 punya fitur unggulan yang tidak ada di SE, yaitu aplikasi Elektrokardiogram (EKG). Dengan aplikasi EKG, Apple Watch bisa merekam ritme jantung dan mengecek apakah ada tanda-tanda fibrilasi atrium (Afib), kondisi detak jantung tidak teratur yang bisa berbahaya. Fitur ini pakai sensor listrik yang terpasang di Digital Crown dan bagian belakang jam tangan. Penggunaan EKG ini perlu persetujuan regulasi kesehatan di setiap negara, tapi secara hardware, Series 5 sudah siap.
Apple Watch SE tidak memiliki sensor EKG ini. Jadi, kalau fitur deteksi Afib via EKG ini jadi prioritas utama kamu (misalnya karena punya riwayat kesehatan tertentu atau sekadar mau peace of mind), maka Series 5 (atau model Series 6 ke atas) jadi pilihan yang lebih tepat.
Ada lagi fitur kesehatan premium lain yang sering disebut, yaitu sensor Blood Oxygen (pengukur kadar oksigen dalam darah). Tapi penting dicatat, fitur ini tidak ada baik di Apple Watch SE maupun Apple Watch Series 5. Sensor Blood Oxygen baru diperkenalkan di Apple Watch Series 6. Jadi, kalau Blood Oxygen yang kamu cari, kedua model ini bukanlah jawabannya.
Namun, kedua model ini sama-sama punya fitur kesehatan dan keselamatan penting lainnya yang diwariskan dari model sebelumnya:
- Deteksi Jatuh (Fall Detection): Menggunakan akselerometer dan giroskop, Apple Watch bisa mendeteksi kalau kamu jatuh dengan keras. Kalau kamu tidak bergerak setelah beberapa saat, jam tangan akan otomatis menelepon layanan darurat dan kontak daruratmu. Fitur ini sangat berguna, terutama buat orang tua atau yang punya kondisi medis tertentu.
- Notifikasi Detak Jantung Tidak Teratur: Keduanya bisa memantau detak jantungmu di latar belakang dan memberikan notifikasi kalau terdeteksi ritme yang tidak teratur yang bisa jadi gejala Afib (ini berbeda dengan EKG, hanya deteksi pasif di latar belakang).
- Notifikasi Detak Jantung Tinggi dan Rendah: Keduanya juga bisa memberitahu kalau detak jantungmu tiba-tiba sangat tinggi atau sangat rendah saat kamu sedang tidak aktif.
- Kompas (Compass): Series 5 adalah model pertama yang punya kompas bawaan, dan SE juga dilengkapi kompas ini. Berguna banget buat navigasi atau aplikasi pihak ketiga yang butuh orientasi.
- Pemantauan Kebisingan (Noise Monitoring): Keduanya bisa memberitahu kalau lingkungan sekitarmu terlalu bising yang berpotensi merusak pendengaran.
Jadi, untuk fitur kesehatan dasar, pemantauan detak jantung pasif, dan keselamatan seperti deteksi jatuh, SE dan Series 5 sama bagusnya. Perbedaan krusialnya hanya ada di fitur EKG yang hanya dimiliki Series 5.
Konektivitas: GPS vs GPS + Cellular¶
Baik Apple Watch SE maupun Apple Watch Series 5 punya dua opsi konektivitas: model GPS-only dan model GPS + Cellular.
- Model GPS-only mengandalkan iPhone-mu yang terhubung via Bluetooth/Wi-Fi untuk sebagian besar fungsi, seperti menerima notifikasi, SMS, telepon, dan menggunakan data. GPS-nya berfungsi mandiri saat kamu berolahraga untuk merekam rute.
- Model GPS + Cellular punya modem seluler bawaan. Ini artinya, kamu bisa menggunakan Apple Watch secara mandiri tanpa iPhone di dekatmu untuk menelepon, mengirim SMS, streaming musik (Apple Music), menggunakan aplikasi, dan bahkan menghubungi layanan darurat di luar negeri (dengan fitur International Emergency Calling) meskipun kamu tidak punya paket seluler aktif di jam tangan. Tentunya butuh paket data seluler terpisah dari operator yang mendukung eSIM/Apple Watch.
Kedua model (SE dan S5) menawarkan pilihan ini. Jadi, ketersediaan fitur seluler bukan perbedaan antara kedua model, melainkan perbedaan varian yang kamu pilih dan beli. Harga model Cellular tentu lebih mahal daripada model GPS-only.
Baterai: Siapa yang Lebih Tahan Lama?¶
Apple mengklaim daya tahan baterai “sepanjang hari” untuk kedua model, yang secara spesifik diartikan sekitar 18 jam dengan penggunaan normal (cek waktu, notifikasi, sedikit olahraga, pakai aplikasi). Angka ini adalah estimasi dengan campuran penggunaan dan koneksi ke iPhone.
Dalam penggunaan dunia nyata, durasi baterai bisa bervariasi tergantung pemakaian dan fitur yang aktif. Fitur Always-On Display di Series 5 bisa sedikit menguras baterai lebih cepat dibandingkan layar SE yang mati total. Namun, teknologi LTPO di Series 5 cukup efisien.
Secara umum, kamu bisa berharap kedua jam tangan ini bertahan seharian penuh dari pagi sampai malam dengan sisa baterai cukup untuk dipakai tidur (kalau kamu mau pakai fitur Sleep Tracking yang ada di watchOS). Kalau kamu sering pakai GPS untuk olahraga lari/sepeda atau sering pakai fitur seluler tanpa iPhone, baterainya tentu akan lebih cepat habis di kedua model. Tidak ada perbedaan signifikan dalam hal kapasitas atau daya tahan baterai rata-rata antara SE dan Series 5 dalam skenario penggunaan harian yang wajar.
Harga: Beda Kelas di Awal Rilis¶
Ini adalah pembeda paling jelas antara Apple Watch SE dan Series 5 saat pertama kali dirilis.
- Apple Watch Series 5 dirilis sebagai flagship pada September 2019 dengan harga mulai dari $399 (untuk model aluminium GPS 40mm). Varian material lain seperti stainless steel harganya jauh lebih tinggi, bisa mencapai $700-800 ke atas.
- Apple Watch SE dirilis pada September 2020 dengan harga yang sengaja dibuat lebih terjangkau, mulai dari $279 (untuk model aluminium GPS 40mm).
Dari awal, SE memang diposisikan sebagai opsi yang lebih murah, hampir $100 lebih hemat dibandingkan harga rilis Series 5. Harga ini yang membuatnya jadi pilihan menarik buat banyak orang yang mau pengalaman Apple Watch tapi dengan budget terbatas.
Sekarang, Series 5 sudah tidak dijual baru lagi oleh Apple. Kalau kamu mencari Series 5, kemungkinan besar kamu akan menemukannya di pasar barang bekas atau refurbished. Harga bekas Series 5 tentu akan bervariasi tergantung kondisi, penjual, dan konfigurasi (GPS/Cellular, material). Kadang, harga Series 5 bekas bisa jadi sangat mendekati atau bahkan di bawah harga Apple Watch SE baru.
Memilih antara SE baru dan Series 5 bekas/refurbished jadi dilema tersendiri. SE baru dapat garansi resmi penuh, baterai masih 100% optimal, dan potensi dukungan software lebih lama. Series 5 bekas mungkin lebih murah dan punya fitur AOD/EKG, tapi kondisi baterai dan garansinya perlu jadi perhatian ekstra.
Dukungan Software: Siapa yang Bertahan Lebih Lama?¶
Apple punya reputasi bagus dalam memberikan update software (watchOS) untuk perangkat lamanya. Biasanya, Apple Watch didukung dengan update watchOS besar selama sekitar 5-6 tahun sejak perilisan.
Karena Apple Watch SE dirilis setahun setelah Series 5, secara teoritis, Apple Watch SE punya potensi mendapatkan satu tahun update watchOS lebih lama dibandingkan Apple Watch Series 5.
Misalnya, jika Apple menghentikan dukungan watchOS untuk chip S5 setelah versi tertentu, SE yang dirilis belakangan mungkin masih mendapat update kompatibilitas minor atau perbaikan bug, atau setidaknya mendapat watchOS besar terakhir setahun lebih lama. Ini penting kalau kamu berencana memakai jam tangan ini dalam jangka waktu yang panjang (lebih dari 3-4 tahun). Mendapatkan update watchOS terbaru berarti kamu bisa menikmati fitur-fitur baru, peningkatan performa, dan perbaikan keamanan yang dirilis Apple setiap tahunnya.
Saat ini (awal 2024), kedua model masih mendukung watchOS 10, versi watchOS terbaru. Namun, di masa depan, SE punya peluang kecil untuk bertahan lebih lama.
Siapa Target Pengguna Apple Watch SE?¶
- Pengguna Pertama Kali: Cocok banget buat kamu yang belum pernah punya Apple Watch dan ingin merasakan ekosistemnya tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
- Upgrade dari Model Lama: Ideal buat yang masih pakai Series 1, 2, atau 3. Kamu akan merasakan peningkatan performa, layar yang lebih besar dan modern, serta fitur keselamatan penting seperti deteksi jatuh.
- Budget Terbatas: Kamu mau Apple Watch dengan fitur-fitur esensial (notifikasi, fitness tracking akurat, Apple Pay) tapi nggak mau menghabiskan terlalu banyak uang.
- Tidak Butuh Fitur Medis Canggih: Kamu merasa fitur EKG atau Blood Oxygen bukan sesuatu yang kamu perlukan saat ini.
- Tidak Masalah Tanpa Always-On Display: Kamu terbiasa atau tidak keberatan dengan layar yang mati saat pergelangan tangan diturunkan, dan justru menganggap itu bisa menghemat baterai.
Siapa Target Pengguna Apple Watch Series 5 (Bekas/Refurbished)?¶
- Menginginkan Always-On Display: Kamu sangat mementingkan kemudahan melihat waktu dan info sekilas di layar tanpa perlu mengangkat tangan.
- Butuh Fitur EKG: Kamu memerlukan kemampuan untuk merekam EKG dari pergelangan tangan untuk memantau ritme jantung (meskipun ini bukan pengganti konsultasi medis).
- Mencari Material Premium (Varian Non-Aluminium): Kalau kamu menemukan varian Stainless Steel, Titanium, atau Ceramic bekas, ini menawarkan tampilan dan rasa yang lebih mewah dibandingkan SE aluminium.
- Menemukan Deal Bagus: Harga Series 5 bekas atau refurbished bisa jadi sangat menarik, bahkan mungkin lebih rendah dari SE baru, asalkan kamu teliti soal kondisi dan kesehatan baterainya.
Tabel Ringkasan Perbedaan¶
Biar gampang lihatnya, ini dia tabel perbandingan singkat fitur-fitur kunci:
| Fitur / Spec | Apple Watch SE | Apple Watch Series 5 | Catatan Pembeda |
|---|---|---|---|
| Tahun Rilis | 2020 | 2019 | SE setahun lebih muda |
| Chipset | S5 | S5 | Sama (Performa setara) |
| Layar Always-On | Tidak | Ya | Series 5 bisa selalu menampilkan info di layar |
| EKG (Elektrokardiogram) | Tidak | Ya | Series 5 punya sensor untuk rekam EKG |
| Blood Oxygen | Tidak | Tidak | Keduanya tidak punya (baru ada di Series 6 ke atas) |
| Deteksi Jatuh | Ya | Ya | Sama (Fitur keselamatan penting) |
| Kompas | Ya | Ya | Sama |
| Ukuran Case | 40mm & 44mm | 40mm & 44mm | Sama |
| Pilihan Material | Aluminium | Aluminium, Stainless Steel, Titanium, Ceramic | Series 5 punya varian material lebih premium |
| Harga Rilis | Mulai $279 (lebih terjangkau) | Mulai $399 (flagship di masanya) | SE diposisikan sebagai opsi budget-friendly |
| Dukungan Software | Berpotensi 1 tahun lebih lama dari S5 | Berpotensi berakhir 1 tahun lebih awal dari SE | Penting untuk pemakaian jangka panjang |
Image just for illustration
Tips Memilih Antara Keduanya¶
- Prioritaskan Fitur: Kalau kamu benar-benar butuh Always-On Display atau fitur EKG, maka Apple Watch Series 5 (atau model yang lebih baru) adalah pilihanmu. Kalau fitur-fitur premium itu tidak jadi prioritas dan kamu hanya butuh fungsi smart watch esensial, SE sudah lebih dari cukup.
- Pertimbangkan Kondisi: Jika kamu memilih Series 5, pastikan kamu membeli dari sumber terpercaya (seperti program refurbished resmi Apple) atau cek kondisi baterai dan fisik dengan teliti jika membeli bekas perorangan. Baterai di perangkat elektronik menua seiring waktu. SE baru akan punya kesehatan baterai 100% dan garansi penuh.
- Bandingkan Harga Pasar Saat Ini: Jangan terpaku pada harga rilis. Cek harga SE baru di pasaran saat ini dan bandingkan dengan harga Series 5 bekas atau refurbished. Mana yang menawarkan nilai terbaik untukmu berdasarkan fitur dan kondisi yang didapat.
- Perhatikan Jangka Waktu Penggunaan: Kalau kamu berencana memakai jam tangan ini sampai 4-5 tahun ke depan, potensi dukungan software yang lebih lama di SE bisa jadi pertimbangan penting.
Fakta Menarik Seputar SE dan Series 5¶
- Chip Kembar: Penggunaan chip S5 yang sama di SE dan Series 5 menunjukkan strategi Apple untuk menurunkan fitur premium (AOD, EKG) tapi tetap mempertahankan performa tinggi di model yang lebih terjangkau. SE mendapatkan “otak” dari flagship tahun sebelumnya.
- Pengganti Series 3 yang Lebih Baik: Apple Watch SE secara efektif mengambil peran Apple Watch Series 3 sebagai opsi termurah. Namun, SE menawarkan peningkatan jauh lebih signifikan dibanding Series 3, mulai dari desain layar yang lebih besar, performa ngebut S5 chip, sampai fitur deteksi jatuh. Series 3 terasa sangat lawas kalau dibandingkan SE.
- AOD Pertama: Apple Watch Series 5 adalah model Apple Watch pertama yang memperkenalkan fitur Always-On Display, sebuah inovasi yang banyak diminta pengguna sejak lama.
Jadi, Pilih Mana?¶
Intinya, pilihan antara Apple Watch SE dan Apple Watch Series 5 kembali pada prioritas dan budget kamu.
Kalau kamu mencari Apple Watch yang baru, terjangkau, punya fitur esensial lengkap termasuk deteksi jatuh, performa kencang, dan potensi dukungan software lebih lama, Apple Watch SE adalah pilihan yang sangat solid dan value for money.
Kalau kamu wajib punya fitur Always-On Display dan aplikasi EKG, serta tidak masalah mencari unit bekas atau refurbished (dengan risiko dan pertimbangan kondisi baterai/garansi), Apple Watch Series 5 bisa jadi pilihan yang menarik, terutama jika menemukan harga yang pas.
Image just for illustration
Kedua jam tangan ini sama-sama memberikan pengalaman inti Apple Watch yang luar biasa, terintegrasi dengan ekosistem Apple, dan bisa membantu kamu tetap terhubung, aktif, dan aware dengan kesehatanmu (dalam batas fitur yang disediakan). Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidupmu.
Sudah punya salah satu dari jam tangan ini? Atau mungkin bingung mau pilih yang mana? Yuk, share pengalaman atau pertanyaanmu di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar