Mengenal Perbedaan "Of" dan "From", Biar Nggak Ketuker Lagi!

Table of Contents

Belajar bahasa Inggris itu seru, tapi kadang bikin pusing sama preposisi. Dua preposisi yang sering banget bikin bingung adalah “of” dan “from”. Sekilas kayak mirip karena sama-sama bisa nunjukkin hubungan antara dua kata atau frasa, tapi sebenarnya maknanya beda lho. Penggunaannya tergantung banget sama konteks kalimat yang lagi lu buat.

Preposisi ini kecil-kecil cabe rawit. Salah pakai sedikit aja, makna kalimat bisa langsung berubah atau bahkan jadi nggak masuk akal. Makanya, penting banget buat tahu kapan harus pakai “of” dan kapan pakai “from”. Yuk, kita bedah satu per satu biar makin paham dan nggak bingung lagi.

Membedah Preposisi “Of”: Si Serba Guna

Preposisi “of” punya banyak banget fungsi dalam bahasa Inggris. Bisa dibilang, ini salah satu preposisi yang paling sering muncul dan paling serbaguna. Fungsi utamanya itu menunjukkan hubungan antara dua benda atau konsep, seringkali hubungan posisi, kepemilikan, bagian, atau material.

Kita akan lihat beberapa penggunaan paling umum dari “of”. Memahami fungsi-fungsi ini akan sangat membantu lu menentukan kapan “of” adalah pilihan yang tepat. Jangan cuma dihafal, coba pahami logikanya di balik setiap penggunaan ya.

“Of” untuk Kepemilikan (Possession)

Ini salah satu fungsi paling dasar dari “of”. Mirip kayak apostrophe s (’s), “of” bisa menunjukkan bahwa sesuatu itu milik sesuatu yang lain. Contoh paling klasik adalah the name of the book (nama dari buku itu) atau the color of the sky (warna dari langit).

Biasanya, apostrophe s dipakai untuk kepemilikan orang atau hewan (contoh: John’s car, the dog’s tail). Nah, “of” ini sering dipakai untuk kepemilikan benda mati atau konsep abstrak. Jadi, lu nggak bilang the book’s name, tapi the name of the book.

Contoh:
* The door of the house was painted red. (Pintu dari rumah itu dicat merah.)
* She loved the sound of the rain. (Dia suka suara dari hujan itu.)
* What is the capital of France? (Apa ibu kota dari Prancis?)
* The end of the story was surprising. (Akhir dari cerita itu mengejutkan.)

Penggunaan ini menunjukkan hubungan “milik” atau “bagian dari” secara kepemilikan (bukan bagian fisik ya, itu beda lagi). Ini cara standar untuk menunjukkan kepemilikan benda mati.

“Of” untuk Bagian dari Keseluruhan (Part of a Whole)

Fungsi ini juga penting banget. “Of” dipakai untuk menunjukkan bahwa sesuatu adalah bagian dari kelompok yang lebih besar atau keseluruhan. Ini bisa benda fisik atau konsep.

Bayangin lu punya sepotong kue. Potongan itu adalah a slice of the cake. Atau lu lagi lihat sekelompok orang, satu orang di antara mereka adalah one of the people.

Contoh:
* I ate a piece of pizza. (Aku makan sepotong pizza.)
* He is one of my friends. (Dia adalah salah satu dari teman-temanku.)
* Can you give me a glass of water? (Bisakah kamu memberiku segelas air?)
* She took a picture of the mountain. (Dia mengambil sebuah gambar dari gunung itu.)

Ini beda dengan kepemilikan ya, ini lebih ke hubungan “terdiri dari” atau “anggota dari”. Penggunaan ini sering muncul dalam percakapan sehari-hari.

“Of” untuk Bahan atau Komposisi (Material/Composition)

Kadang, “of” digunakan untuk menjelaskan bahan dasar dari sesuatu dibuat. Ini mirip dengan fungsi bagian dari keseluruhan, tapi lebih spesifik ke materialnya.

Misalnya, lu punya meja yang terbuat dari kayu. Itu bisa disebut a table of wood (meskipun lebih umum pakai made of wood atau a wooden table). Tapi ada konteks lain yang lebih sering pakai “of” untuk material.

Contoh:
* The ring is made of gold. (Cincin itu terbuat dari emas.) - Ini sering pakai “made of”.
* A heart of stone (hati dari batu) - Ini lebih idiomatis, menunjukkan komposisi kiasan.
* The construction used a mixture of cement and sand. (Konstruksi itu menggunakan campuran semen dan pasir.) - Ini menunjukkan komposisi.

Penggunaan ini mungkin nggak sesering dua fungsi sebelumnya, tapi tetap ada dalam beberapa konteks, terutama saat menjelaskan bahan atau elemen penyusun.

“Of” untuk Ukuran atau Kuantitas (Measurement/Quantity)

Ketika lu bicara soal jumlah, ukuran, atau kuantitas dari sesuatu, “of” sering dipakai setelah kata benda yang menunjukkan satuan atau ukuran.

Kayak tadi contoh a glass of water, itu juga masuk kategori ini. Atau a kilo of sugar, a meter of cloth. “Of” menghubungkan satuan ukuran dengan benda yang diukur.

Contoh:
* I need two kilos of potatoes. (Aku butuh dua kilo kentang.)
* Please buy a liter of milk. (Tolong beli seliter susu.)
* She gave me a lot of advice. (Dia memberiku banyak sekali nasihat.)
* They found a number of errors. (Mereka menemukan sejumlah kesalahan.)

Ini adalah cara standar untuk menyatakan kuantitas atau volume dari sesuatu dalam bahasa Inggris.

“Of” untuk Topik atau Deskripsi (Topic/Description)

“Of” juga bisa dipakai untuk menunjukkan topik atau subjek dari sesuatu, atau untuk memberikan deskripsi lebih lanjut. Misalnya, a book of history (buku tentang sejarah) atau the city of Jakarta (kota Jakarta).

Ini sering muncul setelah kata benda abstrak seperti idea, topic, subject, story, problem, dll. “Of” memperkenalkan apa yang dibicarakan oleh kata benda tersebut.

Contoh:
* We had a discussion of the plan. (Kami mengadakan diskusi tentang rencana itu.)
* Tell me the story of your life. (Ceritakan padaku kisah hidupmu.)
* This is the problem of pollution. (Ini adalah masalah polusi.)
* He is a man of great integrity. (Dia adalah pria dengan integritas tinggi.) - Ini contoh deskripsi sifat.

Penggunaan ini membantu menjelaskan “apa” dari kata benda sebelumnya.

“Of” untuk Penyebab (Cause)

Kadang, “of” bisa digunakan untuk menunjukkan penyebab dari sesuatu, terutama setelah kata benda yang merujuk pada hasil atau efek. Ini nggak sesering “from” untuk penyebab, tapi ada beberapa frasa umum yang pakai “of”.

Misalnya, die of hunger (meninggal karena kelaparan) atau tired of waiting (lelah karena menunggu).

Contoh:
* She died of a serious illness. (Dia meninggal karena penyakit serius.)
* He’s afraid of spiders. (Dia takut pada laba-laba.) - Ini lebih ke objek ketakutan, tapi logikanya mirip penyebab emosi.
* They complained of the noise. (Mereka mengeluh karena kebisingan itu.)

Penggunaan ini agak spesifik dan sering muncul dalam frasa tertentu, terutama terkait penyakit, kematian, atau emosi negatif.

“Of” setelah Kata Kerja atau Sifat Tertentu (Verbs/Adjectives)

Banyak kata kerja dan kata sifat dalam bahasa Inggris yang diikuti oleh preposisi tertentu, dan “of” adalah salah satunya. Lu harus hafal atau sering dengar penggunaannya.

Contoh kata kerja: think of, dream of, consist of, approve of. Contoh kata sifat: afraid of, full of, proud of, sure of.

Contoh:
* I’m thinking of you. (Aku sedang memikirkanmu.)
* His presentation consists of three parts. (Presentasinya terdiri dari tiga bagian.)
* She is very proud of her son. (Dia sangat bangga pada anaknya.)
* Are you sure of your answer? (Apakah kamu yakin dengan jawabanmu?)

Ini adalah bagian dari kolokasi (kombinasi kata yang umum) yang perlu dipelajari seiring waktu. Nggak ada aturan baku kenapa harus “of”, tapi memang begitulah penggunaannya.

Penggunaan “Of” Lainnya

Masih ada beberapa penggunaan “of” lainnya, lho. Misalnya, untuk menunjukkan usia (contoh: a man of 50) atau tanggal (contoh: the fifth of May).

Ini menunjukkan betapa luwesnya preposisi “of” ini. Makanya, penting untuk melihat konteks kalimat secara keseluruhan untuk menentukan maknanya.

Uses of Of Preposition
Image just for illustration

Oke, itu tadi penggunaan utama dari “of”. Sekarang, mari kita lihat preposisi “from”.

Mengupas Preposisi “From”: Si Penunjuk Asal

Berbeda dengan “of” yang serbaguna, preposisi “from” cenderung lebih fokus pada satu konsep utama: asal. Asal ini bisa dalam berbagai bentuk, baik itu tempat, waktu, sumber, atau sebab.

“From” menunjukkan titik awal, baik secara fisik maupun abstrak. Ini adalah perbedaan paling mencolok dengan “of” yang lebih fokus pada hubungan antara.

“From” untuk Asal atau Sumber (Origin/Source)

Ini adalah fungsi paling umum dari “from”. Dipakai untuk menunjukkan dari mana seseorang atau sesuatu berasal, atau dari mana sesuatu didapatkan.

Ini bisa berupa tempat fisik (negara, kota, bangunan), sumber informasi, atau sumber energi, dll.

Contoh:
* She came from Indonesia. (Dia datang dari Indonesia.)
* The package arrived from the US. (Paketnya tiba dari Amerika Serikat.)
* Where did you get that information from? (Dari mana kamu dapat informasi itu?)
* Electricity comes from power plants. (Listrik berasal dari pembangkit listrik.)

“From” secara jelas menunjukkan titik awal perpindahan, kedatangan, atau perolehan.

“From” untuk Pemisahan atau Jarak (Separation/Distance)

“From” juga digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu telah dipisahkan atau dijauhkan dari sesuatu yang lain, atau untuk menunjukkan jarak antara dua titik.

Misalnya, lu menjauh dari kerumunan, atau ada benda yang jauh dari benda lain.

Contoh:
* Keep away from the fire. (Jauhi dari api itu.)
* He took the book from the shelf. (Dia mengambil buku itu dari rak.)
* The station is far from here. (Stasiun itu jauh dari sini.)
* She rescued the cat from the tree. (Dia menyelamatkan kucing itu dari pohon.)

Ini menunjukkan pergerakan menjauh atau posisi yang terpisah dari suatu titik.

“From” untuk Penyebab atau Alasan (Cause/Reason)

Nah, “from” juga bisa menunjukkan penyebab atau alasan terjadinya sesuatu, sama seperti “of” tapi dengan nuansa yang beda. “From” sering dipakai untuk menunjukkan penyebab yang lebih jelas atau langsung, atau sumber dari sebuah kondisi.

Misalnya, penyakit yang berasal dari infeksi, atau masalah yang muncul dari sebuah keputusan.

Contoh:
* He is suffering from a cold. (Dia menderita flu.)
* This problem arose from a lack of communication. (Masalah ini muncul dari kurangnya komunikasi.)
* She learned a lot from her mistakes. (Dia belajar banyak dari kesalahannya.)
* The noise came from the upstairs apartment. (Kebisingan itu berasal dari apartemen atas.)

Di sini, “from” menunjukkan sumber atau asal mula dari suatu kondisi atau kejadian.

“From” untuk Perbedaan (Distinction/Difference)

Ketika lu membandingkan dua hal dan menunjukkan perbedaannya, “from” sering dipakai, terutama setelah kata sifat seperti different.

Contoh:
* This car is different from the old one. (Mobil ini berbeda dari yang lama.)
* How is this dish different from that one? (Bagaimana masakan ini berbeda dari yang itu?)
* He can’t tell one twin from the other. (Dia tidak bisa membedakan satu kembar dengan yang lain.)

Ini menunjukkan bahwa satu hal itu tidak sama dengan yang lain, menggunakan titik referensi setelah “from”.

“From” untuk Rentang (Range)

“From” sering dipakai berpasangan dengan “to” untuk menunjukkan rentang, baik itu rentang waktu, jarak, jumlah, atau nilai.

Formatnya biasanya from X to Y.

Contoh:
* The store is open from 9 AM to 5 PM. (Tokonya buka dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore.)
* The price ranges from $10 to $50. (Harganya berkisar dari $10 sampai $50.)
* He walked from home to work. (Dia berjalan dari rumah ke tempat kerja.)
* Read pages from 20 to 30. (Baca halaman dari 20 sampai 30.)

Ini penggunaan yang sangat jelas untuk menunjukkan titik awal dan akhir dari suatu rentang.

“From” untuk Perspektif (Perspective)

Kadang, “from” bisa menunjukkan sudut pandang atau perspektif dari mana sesuatu dilihat atau dinilai.

Contoh:
* From my point of view, it’s a good decision. (Dari sudut pandangku, itu keputusan yang bagus.)
* From what I heard, they are happy. (Dari apa yang kudengar, mereka bahagia.)
* Looking from a distance, the painting looks blurry. (Melihat dari kejauhan, lukisannya terlihat buram.)

Ini menunjukkan titik referensi non-fisik dari mana penilaian atau pandangan itu berasal.

“From” setelah Kata Kerja atau Sifat Tertentu (Verbs/Adjectives)

Sama seperti “of”, ada juga kata kerja dan kata sifat yang secara khusus diikuti oleh “from”.

Contoh kata kerja: prevent from, protect from, suffer from, graduate from, borrow from. Contoh kata sifat: absent from, different from, far from.

Contoh:
* The government tried to prevent people from leaving. (Pemerintah mencoba mencegah orang-orang pergi.)
* He graduated from university last year. (Dia lulus dari universitas tahun lalu.)
* She was absent from class today. (Dia tidak masuk kelas hari ini.)
* This is far from perfect. (Ini jauh dari sempurna.)

Ini juga perlu dipelajari sebagai kolokasi.

Origin using From
Image just for illustration

Kapan Mirip, Kapan Beda Banget?

Sekarang, kita coba bandingkan beberapa kasus di mana “of” dan “from” bisa kelihatan mirip tapi sebenarnya beda makna, atau memang ada sedikit tumpang tindih.

Salah satu area yang bisa tumpang tindih adalah konsep “asal” atau “sumber”.

  • Origin/Source: Paling umum pakai “from” untuk menunjukkan dari mana sesuatu berasal secara fisik (negara, kota, tempat) atau sumber informasi. Contoh: He is from Japan., I got the news from my friend.
  • “Of” bisa menunjukkan asal dalam arti anggota dari kelompok atau bagian dari keseluruhan yang lebih besar (seperti one of us), atau dalam frasa lama/poetik (contoh: a man of the mountains), tapi untuk asal tempat fisik atau sumber berita, “from” jauh lebih standar.

Area lain yang bisa bikin bingung adalah “penyebab”.

  • Cause (From): Sering dipakai untuk sumber langsung dari masalah atau kondisi (contoh: suffer from a disease, problem arose from negligence).
  • Cause (Of): Lebih sering dipakai setelah kata benda yang menunjukkan hasil atau kondisi, terutama terkait kematian atau emosi (contoh: die of hunger, afraid of something). Nuansanya lebih ke “disebabkan oleh” atau “terkait dengan”.

Lihat perbedaan ini:
* He died of cancer. (Dia meninggal karena kanker - kanker adalah penyebab kematian)
* He is suffering from cancer. (Dia menderita karena kanker - kanker adalah sumber penderitaan/kondisinya)

Intinya, “of” cenderung menunjukkan hubungan antara dua hal (bagian-keseluruhan, pemilik-benda, deskripsi-subjek), sementara “from” cenderung menunjukkan titik awal atau pemisahan.

Kesalahan Umum Penggunaan “Of” dan “From”

Banyak yang keliru karena mencoba menerjemahkan langsung dari bahasa Indonesia. Misalnya, kalimat “Dia datang dari Jakarta” diterjemahkan jadi He came of Jakarta. Ini salah, yang benar adalah He came from Jakarta.

Kesalahan lain adalah kebalik dalam frasa umum. Misalnya, bilang different of padahal seharusnya different from. Atau bilang proud from padahal proud of. Ini memang butuh hafalan dan paparan.

Kadang juga bingung saat menunjukkan bagian dari keseluruhan. Misalnya, He is a friend from my friends. Ini aneh, yang benar adalah He is one of my friends. “From” di sini nggak cocok untuk menunjukkan hubungan bagian dari kelompok.

Memperhatikan konteks dan jenis hubungan yang ingin lu tunjukkan itu kunci utama. Apakah lu mau bilang sesuatu berasal dari atau sesuatu adalah bagian dari / milik dari?

Tabel Ringkasan Perbedaan Utama

Biar lebih gampang diingat, ini tabel ringkasan beberapa perbedaan utama antara “of” dan “from”:

Fungsi Utama “Of” “From” Contoh
Asal/Sumber Jarang untuk asal fisik, kadang untuk asal kiasan/anggota kelompok. Umum untuk asal fisik (tempat, sumber). One of us vs He came from Jakarta
Kepemilikan Ya, untuk benda mati atau konsep. Tidak. The name of the book
Bagian Keseluruhan Ya, untuk bagian fisik atau non-fisik. Tidak. A piece of cake, One of them
Bahan/Komposisi Ya (sering setelah made). Tidak. Made of wood
Ukuran/Kuantitas Ya. Tidak. A glass of water, A kilo of sugar
Topik/Deskripsi Ya. Tidak. A story of bravery, The city of Rome
Pemisahan/Jarak Tidak. Ya, menunjukkan titik awal pemisahan/jarak. Keep away from the edge, Far from home
Penyebab Kadang (kematian, emosi setelah kata sifat). Ya (sumber kondisi/masalah). Die of hunger vs Suffer from illness
Perbedaan Tidak. Ya (setelah different). Different from others
Rentang Tidak. Ya (berpasangan dengan to). From 9 to 5
Perspektif Tidak. Ya. From my point of view

Tabel ini bisa jadi panduan cepat, tapi inget, konteks kalimat itu paling penting ya.

Tips Jitu Menguasai “Of” dan “From”

Menguasai preposisi memang butuh waktu dan latihan. Ini beberapa tips yang bisa lu coba:

  1. Banyak Membaca: Perhatikan gimana penutur asli atau penulis pakai “of” dan “from” dalam berbagai konteks. Makin sering lu lihat, makin familiar rasanya. Novel, artikel berita, blog, semuanya bisa jadi sumber belajar.
  2. Buat Contoh Sendiri: Setelah paham satu fungsi, coba buat kalimat lu sendiri pakai fungsi itu. Contoh: Setelah belajar “of” untuk kepemilikan, coba buat 5 kalimat tentang kepemilikan benda mati.
  3. Latihan Soal: Cari latihan soal preposisi “of” dan “from” di internet. Banyak situs belajar bahasa Inggris yang menyediakan ini. Latihan bisa membantu menguji pemahaman lu.
  4. Dengarkan Penutur Asli: Perhatikan cara mereka bicara. Kapan mereka pakai “of” setelah kata sifat tertentu? Kapan mereka pakai “from” untuk asal? Podca st, film, atau video YouTube bisa membantu.
  5. Jangan Takut Salah: Wajar kalau bikin salah. Yang penting adalah belajar dari kesalahan itu. Kalau ada yang koreksi, terima dan pahami kenapa salah.
  6. Fokus pada Frasa Umum: Daripada menghafal semua kemungkinan penggunaan, fokus dulu pada frasa-frasa yang sering muncul (kolokasi) seperti made of, different from, afraid of, suffer from, one of, dll.

Menguasai preposisi itu marathon, bukan sprint. Terus latihan dan jangan menyerah ya!

Fakta Menarik Seputar Preposisi

Tahukah lu kalau preposisi itu adalah salah satu jenis kata yang paling tua dalam bahasa Inggris? Banyak di antaranya yang sudah ada sejak zaman Old English!

Preposisi juga sering punya makna kiasan atau idiomatis. Off dari kata of, meskipun beda penulisannya sekarang, punya akar yang sama lho, sama-sama nunjukin hubungan atau asal-usul.

Jumlah preposisi dalam bahasa Inggris itu nggak banyak (dibandingkan kata benda atau kerja), tapi mereka sangat sering dipakai dan punya peran krusial dalam struktur kalimat. Makanya menguasai preposisi itu penting banget buat kelancaran bahasa Inggris lu.

Fakta Seru: Kata “of” adalah salah satu kata yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris! Ini menunjukkan betapa pentingnya preposisi kecil ini.

Meskipun aturan dasarnya ada, seringkali penggunaan preposisi itu idiomatis, artinya memang begitu pasangannya dan nggak selalu bisa dijelaskan pakai logika ketat. Di sinilah pentingnya banyak terpapar sama bahasa Inggris asli.

Penutup & Interaksi

Gimana? Sekarang udah lebih jelas kan perbedaan antara “of” dan “from”? Semoga penjelasan ini membantu lu mengurangi kebingungan saat makainya ya. Inget, kuncinya ada di konteks dan latihan terus-menerus.

Apakah lu punya trik sendiri buat ngapalin perbedaan “of” dan “from”? Atau mungkin lu punya contoh kalimat yang menurut lu menarik? Share dong di kolom komentar di bawah! Biar kita bisa sama-sama belajar. Semangat terus belajar bahasa Inggrisnya!

Posting Komentar