Perbedaan MX King Lama vs Baru: Pilih Mana yang Pas Buat Kamu?
Yamaha MX King 150 udah jadi salah satu motor bebek super atau sport moped favorit di Indonesia. Performanya yang oke, desainnya yang racy, bikin motor ini banyak dilirik, apalagi sama anak muda. Tapi, Yamaha sendiri pernah kasih penyegaran alias facelift buat MX King 150. Nah, buat yang lagi bingung mau pilih yang mana, versi lama atau versi baru, pasti kepo kan, apa aja sih bedanya? Yuk, kita bedah satu per satu!
Evolusi Sang Raja Bebek¶
Sebelum ngomongin bedanya versi facelift dan pre-facelift dari MX King 150, ada baiknya kita kilas balik sedikit. MX King 150 ini adalah penerus dari era Yamaha Jupiter MX yang legendaris, terutama yang versi 135cc. Waktu Jupiter MX 135 pertama kali keluar, motor ini udah bikin heboh dengan mesin 4 klep (4V) dan berpendingin cairan (liquid cooled), sesuatu yang jarang banget ada di motor bebek saat itu.
Terus, Yamaha melakukan lompatan besar dengan meluncurkan MX King 150. Mesinnya naik jadi 150cc, tetep pakai teknologi liquid cooled dan 4V. Desainnya pun berubah total, jadi lebih sporty dan tajam, beda jauh sama Jupiter MX 135 yang cenderung membulat. Nah, MX King 150 yang pertama kali keluar inilah yang kita sebut versi pre-facelift. Setelah beberapa tahun mengaspal, Yamaha merasa perlu kasih sentuhan baru biar makin segar, dan lahirlah MX King 150 versi facelift.
Image just for illustration
Perbedaan antara kedua versi 150cc ini lumayan kentara di beberapa sektor, terutama yang paling gampang dilihat dari luar. Tapi nggak cuma tampang aja, ada juga beberapa fitur yang beda.
Bedah Perbedaan dari Sisi Desain dan Tampilan¶
Ini nih, bagian yang paling mencolok dan gampang banget dibedain. Kalau kamu jejerin MX King 150 pre-facelift sama yang facelift, pasti langsung kelihatan bedanya.
Desain Lampu Depan¶
- Pre-Facelift: Masih pakai lampu depan bohlam biasa. Bentuknya pun cenderung standar, menyatu dengan bodi bagian depan. Lampu sein depan juga posisinya nempel di rumah lampu utama.
- Facelift: Ini salah satu upgrade paling signifikan. Lampu depannya udah pakai LED! Bentuknya juga beda total, jadi kelihatan lebih modern dan tajam. Desainnya bahkan mirip-mirip sama lampu depan Yamaha Vixion R terbaru. Lampu sein depan pun dipisah, pindah ke bodi bagian samping depan, mirip motor sport.
Image just for illustration
Penggunaan lampu LED di versi facelift tentu bukan cuma soal estetika. Lampu LED umumnya lebih terang, fokus cahayanya lebih baik, dan pastinya lebih hemat daya dibandingkan bohlam. Ini bikin riding malam hari jadi lebih aman dan nyaman.
Fairing dan Bodi Depan¶
Dengan perubahan desain lampu depan, otomatis bentuk fairing atau bodi bagian depan MX King facelift juga ikut berubah. Desainnya dibuat lebih agresif dan lancip. Bagian ‘dagu’ di bawah lampu depan juga beda, memberikan kesan lebih sporty.
Spakbor Belakang¶
Ini detail kecil tapi lumayan bikin penampilan beda.
* Pre-Facelift: Spakbor belakangnya model standar, nempel di bodi belakang.
* Facelift: Pakai spakbor belakang model ‘gantung’ atau mudguard yang terpisah dari bodi utama, mirip motor sport atau naked bike modern. Ini bikin area roda belakang kelihatan lebih clean dan sporty.
Meskipun terlihat lebih sporty, spakbor model gantung ini kadang kurang efektif menahan cipratan air di jalan basah dibandingkan spakbor konvensional. Tapi soal tampilan, jelas versi facelift menang buat yang suka gaya racy.
Detail Bodi Lainnya¶
Secara umum, lekukan bodi dari depan sampai belakang di versi facelift terasa sedikit lebih ‘dewasa’ dan minim stiker yang terlalu ramai dibandingkan versi pre-facelift awal yang kadang punya grafis lebih ngejreng. Pilihan warna di versi facelift juga biasanya disesuaikan dengan tren yang lebih modern.
Image just for illustration
Perbedaan Fitur dan Teknologi¶
Nggak cuma tampang yang beda, beberapa fitur di kokpit alias bagian pengendara juga ada upgrade.
Speedometer¶
Ini dia upgrade fitur paling signifikan di MX King facelift.
* Pre-Facelift: Pakai speedometer kombinasi, alias semi-digital. RPM masih pakai jarum (analog), sedangkan indikator kecepatan, odometer, trip meter, dan indikator bensin udah digital.
* Facelift: Udah full digital menggunakan layar LCD negatif (angka putih di latar gelap). Tampilannya jauh lebih modern dan informatif.
Speedometer full digital di versi facelift ini bukan cuma beda tampilan, tapi juga nambahin beberapa informasi penting. Kamu bisa lihat indikator posisi gigi (gear position), informasi voltase aki, dan rata-rata konsumsi bahan bakar. Fitur-fitur ini nggak ada di speedometer versi pre-facelift. Adanya indikator posisi gigi sangat membantu, terutama buat rider pemula atau yang lagi riding di kondisi macet.
Image just for illustration
Lampu Lainnya¶
Selain lampu depan LED, lampu senja atau position light di versi facelift juga biasanya sudah LED, memberikan tampilan yang lebih premium di malam hari. Lampu belakang umumnya masih sama di kedua versi, sudah menggunakan LED.
Smart Key System?¶
Beberapa motor bebek modern Yamaha seperti FreeGo sudah pakai smart key system (keyless). Namun, perlu dicatat bahwa Yamaha MX King 150 baik versi pre-facelift maupun facelift di Indonesia umumnya belum dibekali fitur smart key system atau ABS. Kunci kontaknya masih pakai kunci konvensional. Fitur ini biasanya ada di model yang lebih mahal atau di negara lain (seperti Vietnam dengan Exciter 155 yang sudah pakai smart key dan mesin berbeda). Jadi, jangan harap fitur canggih ini ada di MX King 150 standar.
Perbandingan Performa dan Mesin¶
Nah, kalau soal mesin, ini yang sering bikin banyak orang bertanya. Apakah ada perbedaan performa antara MX King 150 facelift dan pre-facelift?
Secara spesifikasi teknis di atas kertas, mesinnya sama persis. Kedua versi ini sama-sama menggunakan mesin 150cc, 4-tak, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan (liquid cooled), dan pakai sistem injeksi bahan bakar (Fuel Injection). Tenaga maksimal dan torsi puncaknya pun tercatat sama di brosur resmi Yamaha.
- Tipe Mesin: Liquid Cooled, 4-Tak, SOHC, 4 Valves
- Kapasitas Mesin: 150cc
- Diameter x Langkah: 57.0 x 58.7 mm
- Perbandingan Kompresi: 10.4:1
- Tenaga Maksimal: Sekitar 11.3 kW (15.4 PS) @ 8500 rpm
- Torsi Maksimal: Sekitar 13.8 Nm @ 7000 rpm
- Sistem Transmisi: Manual 5-percepatan
- Sistem Starter: Elektrik
- Sistem Pelumasan: Basah
Meskipun mesinnya sama, kadang ada persepsi di kalangan pengguna bahwa performa atau respons mesin terasa sedikit beda. Ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor kecil seperti mapping ECU (meskipun jarang ada perubahan signifikan antara facelift dan pre-facelift kalau mesinnya sama), kondisi perawatan, atau bahkan kualitas bahan bakar yang dipakai. Tapi secara fundamental, karakter dan kemampuan mesinnya identik. Jadi, kalau kamu berharap ada peningkatan performa signifikan di versi facelift hanya dari mesin standar, jawabannya tidak ada. Peningkatan performa biasanya didapat dari modifikasi.
Image just for illustration
Handling dan Suspensi¶
Di sektor kaki-kaki, ada satu perbedaan penting yang mempengaruhi handling.
Ukuran Ban¶
- Pre-Facelift: Biasanya pakai ban depan ukuran 70/90-17 dan belakang 120/70-17. (Perlu dicatat, ada beberapa versi awal yang mungkin pakai ban belakang 100/70-17, tapi yang paling umum 120/70-17).
- Facelift: Yamaha melakukan upgrade ukuran ban depan jadi lebih lebar, yaitu 90/80-17. Ukuran ban belakang tetap sama, 120/70-17.
Penggunaan ban depan yang lebih lebar di versi facelift memberikan beberapa keuntungan. Pertama, handling terasa lebih stabil, terutama saat bermanuver atau menikung di kecepatan tinggi. Cengkeraman ban depan ke aspal juga meningkat. Ini memberikan rasa percaya diri yang lebih baik saat berkendara.
Image just for illustration
Suspensi dan Pengereman¶
Untuk suspensi, kedua versi ini masih sama. Depan menggunakan suspensi teleskopik standar, dan belakang menggunakan suspensi tunggal alias monoshock yang dipasang di lengan ayun. Posisi monoshock yang ada di tengah memberikan handling yang sporty, khas motor sport.
Sistem pengereman juga tidak berubah. Kedua versi sama-sama menggunakan rem cakram di roda depan dan belakang. Seperti yang sudah disebut di atas, belum ada fitur ABS (Anti-lock Braking System) pada MX King 150 standar di Indonesia.
Secara keseluruhan, perbedaan handling paling terasa ada di bagian depan karena ukuran ban yang lebih lebar di versi facelift. Suspensi dan pengereman menawarkan performa yang serupa.
Kenyamanan Berkendara¶
Posisi berkendara di MX King, baik versi pre-facelift maupun facelift, pada dasarnya sama. Motor ini punya jok yang cenderung rata dan posisi setang yang agak menunduk dibandingkan motor bebek biasa, memberikan riding position yang sporty.
Untuk kenyamanan, ini lumayan subjektif. Ada yang merasa jok MX King keras, ada juga yang biasa aja. Suspensi monoshock-nya lumayan nyaman buat harian, tapi kalau lewat jalanan keriting banget ya tetep kerasa getarannya. Perbedaan kenyamanan antara kedua versi 150cc ini minim banget, karena sasis, posisi setang, dan joknya mirip.
Harga dan Ketersediaan¶
Ini faktor penting buat yang budget-minded.
* Facelift: Karena lebih baru dan punya upgrade fitur serta desain, harga MX King 150 facelift (kalau beli baru saat model ini masih diproduksi) atau harga bekasnya, cenderung lebih tinggi dibandingkan versi pre-facelift dengan tahun produksi yang sama.
* Pre-Facelift: Harganya tentu lebih terjangkau, terutama di pasar motor bekas. Kamu bisa dapat unit dengan harga yang lumayan menarik, tergantung kondisi dan tahun produksinya.
Ketersediaan unit baru saat ini mungkin sudah agak sulit untuk kedua versi 150cc ini, karena Yamaha sudah meluncurkan model penerusnya (Yamaha Exciter 155 VVA di beberapa negara, meskipun di Indonesia belum ada penggantinya secara langsung, segmennya mungkin digantikan oleh MX King 150 yang masih diproduksi dengan minor update atau Vixion R). Jadi, kebanyakan unit yang beredar di pasaran saat ini adalah unit bekas.
Mana yang Sebaiknya Kamu Pilih?¶
Keputusan ada di tangan kamu, tergantung prioritas dan budget.
Pilih MX King 150 Pre-Facelift jika:
- Budget kamu terbatas. Harga bekasnya lebih ramah di kantong.
- Kamu nggak terlalu pusing soal fitur full digital speedometer atau lampu LED. Lampu bohlam pun bisa diganti pakai LED aftermarket kok kalau mau lebih terang.
- Kamu lebih suka desain lampu depan yang klasik (meskipun pakai bohlam).
- Kamu berencana langsung memodifikasi total motornya, jadi fitur bawaan seperti speedometer atau lampu akan diganti juga.
Pilih MX King 150 Facelift jika:
- Kamu punya budget lebih untuk mendapatkan unit yang lebih baru atau bekas yang kondisinya lebih prima.
- Kamu menginginkan fitur yang lebih modern seperti full digital speedometer dengan informasi lengkap (indikator gigi, voltase aki, rata-rata bensin).
- Kamu suka desain yang lebih agresif, tajam, dan sporty khas motor sport modern (lampu LED, spakbor gantung).
- Kamu ingin handling yang sedikit lebih stabil berkat ban depan yang lebih lebar tanpa perlu modifikasi.
Kedua motor ini punya basis mesin dan rangka yang sama, jadi performa dan handling fundamentalnya nggak jauh beda (kecuali efek dari ban depan). Perbedaan utama ada di looks, fitur, dan tentu saja harga di pasar motor bekas.
Tips Tambahan Buat yang Cari MX King Bekas¶
Kalau kamu memutuskan untuk berburu MX King bekas, ada beberapa tips nih:
- Cek Kondisi Mesin: Dengerin suara mesinnya. Pastikan nggak ada suara aneh, kasar, atau ngegelitik. Cek juga apakah ada rembesan oli.
- Test Ride: Cobain langsung motornya. Rasakan handling-nya, remnya, perpindahan giginya. Pastikan semua berfungsi normal.
- Cek Kelistrikan: Pastikan semua lampu (depan, belakang, sein), klakson, starter elektrik berfungsi dengan baik. Kalau mau ambil versi facelift, pastikan speedometer full digital-nya nggak ada masalah (seperti digit mati atau error).
- Cek Dokumen: Pastikan BPKB dan STNK lengkap dan nomor rangka serta mesin sesuai. Cek juga masa berlaku pajak.
- Perhatikan Bagian Fast Moving: Cek kondisi ban, kampas rem, rantai dan gir set. Kalau udah aus, bisa jadi bahan negosiasi harga karena kamu harus ganti.
- Lihat Riwayat Modifikasi: Motor ini populer buat modifikasi. Pastikan modifikasinya nggak asal-asalan dan nggak merusak komponen vital. Lebih baik cari yang minim modifikasi atau modifikasinya rapi dan fungsional.
Image just for illustration
Dengan pertimbangan yang matang, kamu pasti bisa menemukan MX King 150 yang pas buat kebutuhan dan budget kamu, mau itu versi pre-facelift atau yang udah facelift. Yang penting motornya sehat, aman, dan bikin kamu seneng waktu riding.
Nah, itu dia beda-bedanya Yamaha MX King 150 versi facelift dan pre-facelift. Semoga informasi ini membantu kamu buat ambil keputusan ya!
Gimana nih menurut kalian? Ada pengalaman punya salah satu atau kedua motor ini? Atau mungkin ada beda lain yang belum disebut? Share yuk pengalaman dan pendapat kalian di kolom komentar di bawah!
Posting Komentar