Bingung HBO Go & Max? Ini Beda Lengkapnya Biar Gak Salah Pilih!

Table of Contents

Bingung memilih antara HBO GO dan HBO Max? Atau malah bingung, “Memangnya beda ya?” Tenang, kamu tidak sendirian. Ini adalah kebingungan yang sangat umum terjadi di kalangan pengguna layanan streaming, terutama karena nama keduanya mirip dan sama-sama membawa brand HBO yang legendaris. Padahal, di balik nama yang mirip, ada perbedaan signifikan, lho. Perbedaan ini tidak hanya soal nama, tapi juga soal konten, fitur, dan yang paling penting buat kita di Indonesia, soal ketersediaan.

Bingung Antara Keduanya? Wajar Kok!

Di era streaming seperti sekarang, berbagai layanan berlomba-lomba menawarkan konten terbaik mereka. Nama-nama besar seperti Netflix, Disney+, Amazon Prime Video, hingga Apple TV+ bersaing ketat. Di antara nama-nama itu, HBO selalu punya tempat spesial di hati para penikmat serial berkualitas tinggi. Serial-serial orisinal HBO seperti Game of Thrones, Chernobyl, Succession, atau The Last of Us sudah jadi jaminan mutu. Nah, ketika HBO merilis layanan streaming mereka, muncul dua nama: HBO GO dan HBO Max. Awalnya mungkin terasa seperti dua versi dari layanan yang sama, tapi sebenarnya ada perbedaan yang cukup mendasar, terutama dalam strategi pemasaran dan perpustakaan kontennya.

HBO GO vs HBO Max comparison
Image just for illustration

HBO GO: Layanan Streaming yang Lebih Awal

Mari kita bedah satu per satu, dimulai dari HBO GO. Secara garis besar, HBO GO bisa dibilang adalah layanan streaming pertama dari HBO. Konsepnya cukup sederhana: jika kamu berlangganan saluran HBO di layanan TV kabel atau satelit tertentu, kamu mendapatkan akses gratis ke aplikasi HBO GO. Tujuannya adalah agar pelanggan TV kabel bisa menonton konten HBO favorit mereka di mana saja dan kapan saja, tidak hanya terpaku di depan televisi. Ini adalah respons HBO terhadap tren on-demand viewing yang mulai marak.

Sejarah Singkat HBO GO

HBO GO pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada tahun 2010. Awalnya, aplikasi ini memang eksklusif untuk pelanggan TV kabel yang sudah punya paket HBO. Konsep “GO” di sini merujuk pada kemampuan untuk go anywhere dan go anytime. Seiring waktu, HBO GO juga mulai tersedia sebagai layanan stand-alone di beberapa negara di luar AS, termasuk di kawasan Asia Tenggara, tanpa harus terikat dengan langganan TV kabel. Ini memungkinkan lebih banyak orang untuk mengakses konten HBO, meskipun hanya melalui aplikasi streaming saja.

Konten di HBO GO

Fokus utama perpustakaan konten di HBO GO adalah, tentu saja, serial-serial orisinal HBO yang ikonik. Kamu bisa menemukan blockbuster HBO, film-film first-run yang tayang perdana di HBO, dokumenter, talk show, dan konten spesial lainnya yang diproduksi oleh HBO. Kadang-kadang, ada juga konten dari Cinemax (saluran saudara HBO) atau film-film dari studio lain yang punya kesepakatan lisensi dengan HBO. Namun, kuncinya adalah perpustakaan kontennya berpusat pada produksi HBO itu sendiri. Pilihan film dari studio lain mungkin tidak seluas layanan streaming umum lainnya.

Ketersediaan Platform HBO GO

HBO GO hadir sebagai aplikasi di berbagai perangkat. Kamu bisa mengunduhnya di smartphone (Android dan iOS), tablet, smart TV (model tertentu), perangkat streaming seperti Android TV atau Apple TV (model tertentu), dan juga bisa diakses melalui website di browser komputer. Ketersediaan di smart TV atau perangkat streaming lain mungkin bervariasi tergantung model dan wilayah. Namun, fokus awalnya memang lebih ke pengalaman mobile atau on-the-go.

HBO Max: Evolusi Streaming dari WarnerMedia

Nah, di sinilah perbedaannya mulai terlihat jelas. HBO Max diluncurkan pada Mei 2020 di Amerika Serikat, di tengah panasnya persaingan streaming. HBO Max bukan sekadar upgrade dari HBO GO, melainkan layanan streaming baru yang lebih ambisius dari WarnerMedia (sekarang Warner Bros. Discovery). Konsepnya adalah menggabungkan semua konten terbaik dari brand-brand di bawah naungan WarnerMedia dalam satu platform raksasa.

HBO Max logo
Image just for illustration

Kelahiran HBO Max

HBO Max lahir sebagai jawaban WarnerMedia terhadap dominasi layanan streaming lain dan untuk memanfaatkan kekayaan intelektual yang mereka miliki. Mereka punya brand sebesar HBO, Warner Bros. Pictures and Television, DC Comics, Cartoon Network, Adult Swim, Turner Classic Movies (TCM), Crunchyroll (untuk anime), dan banyak lagi. Strateginya adalah menyatukan semuanya di bawah satu atap bernama “Max”. Ini bukan cuma soal serial HBO, tapi seluruh ekosistem konten dari WarnerMedia.

Perpustakaan Konten HBO Max: Lebih dari Sekadar HBO

Ini adalah pembeda paling besar antara HBO GO dan HBO Max. HBO Max mencakup semua yang ada di HBO (serial orisinal, film first-run, dll.), ditambah koleksi konten yang jauh lebih luas dari brand-brand lain:

  • Max Originals: Serial dan film orisinal yang diproduksi khusus untuk HBO Max, seperti The Flight Attendant, Hacks, Raised by Wolves, Peacemaker, dan banyak lagi. Konten ini tidak akan ditemukan di HBO “biasa” atau HBO GO (setidaknya tidak pada awalnya, meskipun beberapa Max Originals belakangan mampir ke HBO GO di beberapa wilayah).
  • Warner Bros. Films: Koleksi film-film klasik dan baru dari Warner Bros., termasuk perilisan bioskop yang terkadang tayang bersamaan atau hanya beberapa minggu setelah tayang di bioskop (ini strategi di masa pandemi yang sempat kontroversial, tapi menunjukkan kekuatan Warner Bros. di balik Max).
  • DC: Film dan serial superhero dari DC Universe, seperti film-film Batman, Superman, Wonder Woman, serial Doom Patrol, Harley Quinn, dll.
  • Cartoon Network & Adult Swim: Program animasi untuk anak-anak dan dewasa. Bayangkan Rick and Morty, Steven Universe, atau kartun klasik Looney Tunes.
  • Turner Classic Movies (TCM): Koleksi film-film klasik Hollywood.
  • CNN Originals: Konten dokumenter dan serial dari CNN.
  • Crunchyroll: Pilihan judul anime dari Crunchyroll (meskipun koleksi penuh ada di aplikasi Crunchyroll sendiri).
  • Konten Berlisensi Lain: Film dan serial dari studio lain melalui kesepakatan lisensi, menambah keragaman konten.

Jadi, bisa dibilang HBO Max adalah HBO GO + Konten dari seluruh keluarga besar WarnerMedia + Max Originals eksklusif + Konten berlisensi lainnya. Perpustakaan kontennya jauh lebih besar dan lebih bervariasi.

Fitur Unggulan HBO Max

Selain konten, HBO Max juga menawarkan fitur yang lebih unggul dibandingkan HBO GO (global). Beberapa fitur ini meliputi:

  • Kualitas Streaming: Mendukung streaming hingga resolusi 4K UHD, HDR (Dolby Vision), dan audio Dolby Atmos untuk judul-judul terpilih. Ini memberikan pengalaman menonton yang jauh lebih imersif, terutama jika kamu punya perangkat yang mendukung.
  • Profil Pengguna: Memungkinkan pembuatan hingga 5 profil pengguna, termasuk profil anak-anak dengan pengaturan kontrol orang tua. Ini berguna untuk keluarga atau pengguna yang berbagi akun.
  • Jumlah Layar Simultan: Umumnya mendukung hingga 3 layar yang bisa menonton secara bersamaan (dibandingkan HBO GO yang seringkali hanya 2 layar).
  • Unduh untuk Offline: Kemampuan mengunduh sejumlah judul untuk ditonton tanpa koneksi internet.

Jangkauan Platform HBO Max

Karena dibangun sebagai layanan streaming premium yang modern, HBO Max tersedia di lebih banyak perangkat dibandingkan HBO GO (global). Selain smartphone, tablet, dan website, HBO Max tersedia di berbagai smart TV dari brand ternama, konsol game (PlayStation, Xbox), perangkat streaming populer seperti Roku, Amazon Fire TV, Apple TV, dan Android TV. Dukungan platformnya lebih luas dan solid.

Duel Fitur dan Konten: HBO GO vs. HBO Max

Untuk mempermudah, mari kita sandingkan keduanya secara langsung:

Konten: Siapa yang Paling Lengkap?

Jelas pemenangnya adalah HBO Max. Sementara HBO GO fokus pada inti konten HBO, HBO Max menawarkan perpustakaan yang masif dari berbagai genre dan brand. Kamu bisa beralih dari serial drama HBO, ke film superhero DC, menonton kartun lawas, lalu menikmati film klasik Warner Bros., semuanya dalam satu aplikasi. Ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi penonton yang mencari keragaman. HBO Max ibarat “rumah besar” bagi semua konten premium WarnerMedia.

Kualitas Streaming dan Fitur Teknis

Di sini lagi-lagi HBO Max unggul (secara global). Dukungan 4K UHD, HDR, dan Dolby Atmos di judul-judul tertentu benar-benar meningkatkan pengalaman menonton, terutama untuk film-film blockbuster atau serial dengan produksi sinematik tinggi. HBO GO umumnya hanya mendukung hingga HD (1080p) dan audio standar. Bagi audiophile dan videophile, ini adalah perbedaan yang cukup krusial.

Jumlah Layar dan Profil Pengguna

Secara umum, HBO Max menawarkan jumlah layar simultan yang lebih banyak (3 vs. 2) dan sistem profil pengguna yang lebih baik. Ini membuatnya lebih fleksibel untuk digunakan oleh beberapa anggota keluarga atau teman dalam satu akun.

Harga Langganan

Karena perpustakaan konten dan fiturnya lebih superior, HBO Max (di wilayah di mana ia tersedia) cenderung memiliki biaya langganan yang lebih tinggi dibandingkan HBO GO (global). Di beberapa negara, HBO Max juga menawarkan tingkatan langganan yang berbeda, misalnya versi dengan iklan yang lebih murah atau versi premium dengan semua fitur dan konten.

Jadi, Apa Beda Utamanya?

Inti perbedaannya terletak pada skala dan cakupan konten. HBO GO adalah layanan yang berpusat pada konten HBO, seringkali terikat dengan langganan TV kabel atau sebagai layanan stand-alone di pasar-pasar tertentu. HBO Max adalah layanan streaming premium yang lebih luas, menggabungkan HBO + semua konten terbaik dari Warner Bros., DC, Max Originals, dan brand WarnerMedia lainnya, dengan fitur teknis yang lebih canggih. HBO Max adalah “monster” streaming yang dibangun untuk bersaing langsung dengan pemain besar lainnya dengan memanfaatkan seluruh aset konten perusahaan.

HBO Max vs HBO GO logos
Image just for illustration

Mengapa Namanya Mirip dan Bikin Bingung?

Inilah bagian yang tricky. WarnerMedia (sebelum berganti nama jadi Warner Bros. Discovery) memilih menggunakan nama “HBO Max” untuk memanfaatkan kekuatan brand HBO yang sudah mendunia sebagai simbol konten berkualitas. Namun, di saat yang sama, layanan HBO GO masih beroperasi di banyak wilayah di dunia, terutama di luar Amerika Serikat. Strategi transisi dan penamaan yang tidak seragam di berbagai negara inilah yang akhirnya menciptakan kebingungan. Di satu sisi, ada layanan baru yang lebih besar bernama HBO Max. Di sisi lain, layanan lama bernama HBO GO masih eksis. Bagi konsumen, ini bisa terasa seperti ada dua layanan serupa dengan nama yang mirip.

Selain itu, perkembangan layanan streaming dari Warner Bros. Discovery tidak berhenti di HBO Max. Belakangan, di beberapa negara (termasuk Amerika Serikat), HBO Max telah digantikan oleh layanan baru yang hanya bernama “Max”. Layanan “Max” ini menggabungkan konten dari HBO Max ditambah konten reality show dan discovery dari Discovery+. Jadi, evolusinya adalah HBO GO -> HBO Max -> Max. Namun, pembahasan ini fokus pada perbedaan HBO GO dan HBO Max, karena inilah nama-nama yang paling sering dibandingkan, dan yang relevan dengan situasi di Indonesia saat ini.

Situasi di Indonesia: HBO GO adalah Jawabannya (Saat Ini)

Nah, ini adalah poin paling penting bagi kamu yang berada di Indonesia. Hingga artikel ini ditulis, layanan streaming resmi yang disediakan oleh Warner Bros. Discovery di Indonesia adalah HBO GO.

Apa artinya ini?

Artinya, meskipun di negara lain sudah ada HBO Max atau bahkan “Max”, di Indonesia kita saat ini hanya punya akses ke layanan HBO GO. Ini berarti perpustakaan konten yang kamu akses melalui aplikasi HBO GO di Indonesia adalah perpustakaan konten HBO GO, bukan perpustakaan konten HBO Max yang lebih luas. Kamu bisa menonton serial-serial HBO terbaru dan klasik, film-film first-run HBO, dan beberapa judul yang mungkin juga ada di HBO Max (terkadang Max Originals tertentu mampir ke HBO GO di Asia), tapi kamu tidak memiliki akses ke seluruh katalog HBO Max seperti film-film Warner Bros. terbaru secara day-and-date (seperti yang sempat terjadi di AS), perpustakaan lengkap DC, Cartoon Network, dll., kecuali jika memang lisensinya juga tersedia untuk HBO GO di wilayah ini.

Begitu juga dengan fitur. Fitur-fitur canggih seperti streaming 4K UHD, HDR, dan Dolby Atmos yang menjadi unggulan HBO Max global tidak tersedia di HBO GO Indonesia. Kualitas streaming maksimal biasanya HD, dan fitur profil pengguna atau jumlah layar mungkin lebih terbatas dibandingkan penawaran HBO Max di negara lain.

Jadi, meskipun namanya mirip dan sama-sama dari keluarga HBO, pengalaman menggunakan HBO GO di Indonesia secara konten dan fitur lebih mirip dengan konsep HBO GO global, bukan HBO Max global.

Mengapa Begitu?

Alasan di baliknya biasanya terkait dengan strategi bisnis, kesepakatan lisensi konten di setiap wilayah, infrastruktur streaming, dan rencana peluncuran layanan yang berbeda-beda di setiap negara. Meluncurkan layanan sebesar HBO Max (atau “Max”) membutuhkan investasi besar dan negosiasi lisensi yang kompleks untuk setiap wilayah. Itulah sebabnya peluncuran layanan streaming global seringkali dilakukan secara bertahap.

Ada kemungkinan di masa depan Warner Bros. Discovery akan meluncurkan layanan “Max” (layanan gabungan HBO Max dan Discovery+) di Indonesia, seperti yang sudah mereka lakukan di beberapa negara. Namun, sampai saat itu terjadi, HBO GO adalah satu-satunya pintu resmi untuk menikmati konten premium dari HBO di Indonesia melalui aplikasi streaming.

Mana yang Cocok Buat Kamu? (Jika Kamu Punya Pilihan Global)

Meskipun di Indonesia pilihanmu saat ini adalah HBO GO, mari kita berandai-andai sejenak dan melihat mana yang lebih cocok jika kamu punya pilihan global:

  • Kamu hanya tertarik dengan serial HBO klasik dan terbaru? HBO GO (global) mungkin sudah cukup bagimu, terutama jika harganya lebih terjangkau atau sudah termasuk dalam paket TV kabelmu.
  • Kamu adalah cinephile yang suka film-film Warner Bros. atau fans berat DC, Looney Tunes, atau Max Originals? HBO Max (global) adalah pilihan yang jelas. Perpustakaan kontennya jauh lebih luas dan menawarkan lebih banyak brand di satu tempat.
  • Kamu menginginkan kualitas streaming terbaik (4K, HDR, Atmos)? HBO Max (global) adalah jawabannya.
  • Kamu punya keluarga atau teman yang ingin berbagi akun dan butuh banyak profil/layar? HBO Max (global) biasanya lebih mengakomodasi.
  • Harga adalah pertimbangan utama? HBO GO (global) mungkin lebih murah, tapi kamu harus membandingkan dengan tingkatan harga HBO Max (jika ada opsi yang lebih terjangkau seperti dengan iklan).

Dalam konteks Indonesia, pertanyaannya jadi lebih sederhana: Apakah kamu mau berlangganan layanan streaming yang menyediakan serial dan film premium dari HBO, ditambah beberapa konten lain yang mungkin ada di HBO GO lokal? Jika ya, maka HBO GO adalah pilihanmu saat ini.

Tips Menonton di HBO GO Indonesia

Meskipun kita belum punya HBO Max atau “Max”, HBO GO di Indonesia tetap menawarkan banyak konten premium yang sayang dilewatkan. Berikut beberapa tips:

  1. Jelajahi Semua Kategori: Jangan hanya terpaku pada serial HBO yang lagi hype. Jelajahi kategori film (ada film-film Hollywood dan Asia), dokumenter, bahkan beberapa reality show atau kartun yang mungkin tidak kamu sadari ada di sana.
  2. Manfaatkan Fitur Download: Jika tersedia (dan tergantung perangkat), unduh episode atau film favoritmu saat terhubung ke Wi-Fi agar bisa ditonton offline saat bepergian atau di tempat dengan koneksi buruk.
  3. Cek Konten Baru Mingguan: HBO GO sering menambahkan konten baru setiap minggu, termasuk episode terbaru dari serial yang sedang berjalan atau film-film baru. Ikuti pengumumannya atau cek bagian “Baru Ditambahkan”.
  4. Perhatikan Kualitas Koneksi: Untuk mendapatkan pengalaman menonton HD yang mulus di HBO GO, pastikan koneksi internetmu stabil dan cukup cepat.

Penutup

Jadi, perbedaan antara HBO GO dan HBO Max itu signifikan, terutama dalam hal luasnya perpustakaan konten dan fitur teknis. HBO Max adalah versi yang lebih besar, lebih komprehensif, dan lebih canggih, dirancang untuk menjadi layanan streaming unggulan dari Warner Bros. Discovery dengan menggabungkan banyak brand di dalamnya. Sementara HBO GO adalah layanan yang lebih berfokus pada konten inti HBO, seringkali terkait dengan langganan TV kabel atau sebagai layanan stand-alone di wilayah tertentu.

Yang penting untuk diingat oleh kita di Indonesia adalah bahwa layanan yang tersedia saat ini adalah HBO GO. Ini berarti kamu mendapatkan pengalaman streaming yang berpusat pada HBO, dengan keterbatasan fitur dan konten dibandingkan HBO Max global. Kita hanya bisa menunggu dan melihat apakah dan kapan Warner Bros. Discovery akan membawa layanan “Max” (atau nama lainnya) dengan perpustakaan konten yang lebih luas ke Indonesia.

Sampai saat itu tiba, nikmati saja serial-serial brilian dan film-film menarik yang sudah ada di HBO GO Indonesia.

Bagaimana pengalamanmu menggunakan HBO GO di Indonesia? Ada serial atau film favorit yang kamu tonton di sana? Atau ada fitur yang kamu harap segera ada di layanan streaming lokal kita? Bagikan pendapatmu di kolom komentar di bawah!

Posting Komentar