Begini Cara Mudah Bedakan "Go" dan "Goes", Dijamin Langsung Paham!

Table of Contents

Pasti kalian pernah kan, lagi belajar bahasa Inggris, terus bingung mau pakai “go” atau “goes”? Tenang, itu hal yang super wajar kok! Dua kata ini memang berasal dari satu kata kerja dasar yang sama, yaitu “to go”, yang artinya pergi atau bergerak. Tapi, dalam penggunaannya di kalimat, ada aturan mainnya sendiri yang harus diikuti.

Perbedaan Go dan Goes
Image just for illustration

Nah, artikel ini bakal ngebahas tuntas perbedaan keduanya biar kalian nggak bingung lagi. Kita akan kupas dari dasar sampai ke detail penggunaan, termasuk di kalimat negatif dan tanya. Siap? Yuk, kita mulai!

Apa Itu “Go”? Kapan Kita Menggunakannya?

Kata “go” adalah bentuk dasar (base form) dari kata kerja “to go”. Bentuk ini paling sering kita temui dan digunakan dalam berbagai situasi dalam bahasa Inggris. “Go” mewakili aksi pergi atau bergerak secara umum.

Kita menggunakan “go” saat subjek kalimatnya adalah I (saya), You (kamu/kalian), We (kami/kita), atau They (mereka). Selain itu, “go” juga digunakan ketika subjeknya berupa kata benda jamak (plural nouns), seperti students, cars, birds, atau my friends. Intinya, kalau subjeknya bukan orang ketiga tunggal (He, She, It, atau kata benda tunggal), pakainya “go”!

Contoh dalam kalimat yang menggunakan “go”:
* I go to school every morning. (Saya pergi ke sekolah setiap pagi.)
* You usually go to the gym on weekends. (Kamu biasanya pergi ke gym di akhir pekan.)
* We go to the park after lunch. (Kami pergi ke taman setelah makan siang.)
* They go on vacation once a year. (Mereka pergi liburan setahun sekali.)
* The students go to the library to study. (Murid-murid pergi ke perpustakaan untuk belajar.)
* My parents go shopping on Sundays. (Orang tua saya pergi berbelanja setiap hari Minggu.)

Penggunaan “go” di sini menunjukkan kebiasaan atau fakta umum dalam Simple Present Tense. Bentuk dasarnya nggak berubah sama sekali, kan? Ini karena subjeknya termasuk dalam kategori jamak atau “I” dan “You” yang punya perlakuan khusus.

Selain itu, “go” juga muncul di berbagai bentuk kalimat lain, seperti di kalimat perintah (imperative). Misalnya, “Go away!” (Pergilah!) atau “Let’s go!” (Ayo kita pergi!). Di sini, “go” dipakai langsung sebagai perintah atau ajakan.

Dalam konteks future tense yang menggunakan “going to”, bentuk dasarnya juga tetap “go”. Contoh: “I am going to go to the party.” (Saya akan pergi ke pesta.) Tapi ini beda konteks ya, “going to” di sini menunjukkan rencana masa depan, bukan simple present tense. Fokus kita sekarang ke simple present dulu.

Memahami penggunaan “go” untuk subjek jamak dan “I/You” adalah langkah pertama. Ini adalah bentuk yang paling umum dan dasar. Pastikan kalian mengenali siapa subjek dalam kalimat sebelum memutuskan pakai “go” atau “goes”.

Apa Itu “Goes”? Kapan Kita Menggunakannya?

Sekarang, mari kita bahas “goes”. Kata “goes” adalah bentuk kata kerja “to go” yang sudah mengalami perubahan (konjugasi) untuk digunakan dalam Simple Present Tense. Perubahan ini terjadi karena aturan yang namanya subject-verb agreement.

Kita menggunakan “goes” khusus saat subjek kalimatnya adalah orang ketiga tunggal (third-person singular). Siapa saja mereka? Mereka adalah He (dia laki-laki), She (dia perempuan), It (dia/ini/itu untuk benda/hewan), atau kata benda tunggal (singular nouns) seperti a student, my car, the bird, my friend, the sun, water, happiness.

Intinya, kalau subjeknya hanya satu orang atau satu benda (kecuali “I” dan “You”), pakainya “goes”. Aturan penambahan “-es” pada kata kerja yang berakhiran “-o” ini adalah salah satu aturan dasar dalam Simple Present Tense untuk subjek orang ketiga tunggal. Selain “-o”, kata kerja yang berakhiran “-s”, “-ss”, “-sh”, “-ch”, “-x”, “-z” juga ditambahi “-es”.

Contoh dalam kalimat yang menggunakan “goes”:
* He goes to the office by train. (Dia pergi ke kantor naik kereta.)
* She goes to the gym every morning. (Dia pergi ke gym setiap pagi.)
* It goes very fast. (Ini/itu bergerak sangat cepat.) -> “It” bisa merujuk ke kendaraan atau benda lain.
* My brother goes to college in another city. (Kakak/Adik laki-laki saya kuliah di kota lain.)
* The sun goes down in the west. (Matahari terbenam di sebelah barat.)
* The cat goes out at night. (Kucing itu keluar pada malam hari.)

Sama seperti “go”, penggunaan “goes” di sini juga menunjukkan kebiasaan, rutinitas, atau fakta dalam Simple Present Tense. Perhatikan, setiap kali subjeknya He, She, It, atau kata benda tunggal, kata kerjanya berubah menjadi “goes”.

Perubahan dari “go” menjadi “goes” ini hanya terjadi di kalimat positif dalam Simple Present Tense. Ini penting banget untuk diingat, karena aturannya berbeda saat kita membuat kalimat negatif atau tanya. Kita akan bahas ini nanti ya!

Jadi, kunci menggunakan “goes” adalah memastikan bahwa subjek kalimatnya adalah orang ketiga tunggal atau kata benda tunggal. Ini adalah satu-satunya kondisi di mana “go” berubah menjadi “goes” di Simple Present Tense positif.

Inti Perbedaan: Subjek Adalah Kuncinya!

Pada dasarnya, perbedaan antara “go” dan “goes” terletak pada subjek kalimat dan tense yang digunakan, khususnya Simple Present Tense. Di tenses lain (seperti past tense, future tense, continuous tense), bentuk kata kerjanya akan beda lagi, tapi di Simple Present positif, inilah perbedaannya.

Aturan ini, yaitu menambahkan “-s” atau “-es” pada kata kerja di Simple Present Tense untuk subjek orang ketiga tunggal, disebut subject-verb agreement. Artinya, kata kerja harus “setuju” atau “cocok” dengan subjeknya.

Kenapa Ada Subject-Verb Agreement?

Aturan ini mungkin terasa aneh atau merepotkan bagi pembelajar bahasa Inggris, apalagi kalau bahasa ibu kita tidak punya aturan serupa. Sebenarnya, aturan ini adalah sisa-sisa dari bentuk tata bahasa Inggris kuno yang punya konjugasi (perubahan bentuk kata kerja berdasarkan subjek dan waktu) yang lebih kompleks.

Seiring berjalannya waktu, bahasa Inggris mengalami penyederhanaan. Banyak konjugasi menghilang. Tapi, aturan untuk orang ketiga tunggal di Simple Present Tense ini tetap bertahan. Jadi, anggap saja ini sebagai ciri khas bahasa Inggris yang harus dipelajari.

Ringkasan Perbedaan dalam Tabel

Biar lebih jelas, kita bisa lihat perbedaan penggunaannya dalam tabel berikut untuk kalimat positif Simple Present Tense:

Subjek Bahasa Inggris Subjek Bahasa Indonesia Bentuk Kata Kerja Contoh Kalimat Bahasa Inggris Contoh Kalimat Bahasa Indonesia
I Saya go I go to the library. Saya pergi ke perpustakaan.
You Kamu / Kalian go You go home late. Kamu pulang terlambat.
We Kami / Kita go We go out on Saturdays. Kami pergi keluar setiap Sabtu.
They Mereka go They go to Jakarta next week. Mereka pergi ke Jakarta minggu depan.
Plural Nouns Kata Benda Jamak go My friends go to college. Teman-teman saya kuliah.
He Dia (laki-laki) goes He goes to the gym. Dia pergi ke gym.
She Dia (perempuan) goes She goes shopping. Dia pergi berbelanja.
It Dia / Ini / Itu (benda) goes The car goes fast. Mobil itu berjalan cepat.
Singular Nouns Kata Benda Tunggal goes My sister goes to high school. Kakak/Adik perempuan saya SMA.

Tabel ini menunjukkan dengan jelas bahwa “goes” hanya dipakai untuk subjek He, She, It, atau kata benda tunggal. Selain itu, semuanya pakai “go” di Simple Present positif.

“Go” dan “Goes” di Kalimat Negatif dan Tanya: Ada Aturan Khusus!

Nah, ini dia bagian yang sering bikin keder (bingung) juga! Aturan penambahan “-s” atau “-es” (termasuk menjadi “goes”) itu hanya berlaku di kalimat positif Simple Present Tense.

Saat kita membuat kalimat negatif atau tanya dalam Simple Present Tense, kita perlu menggunakan kata kerja bantu (auxiliary verb) yaitu “do” atau “does”. Dan setelah kata kerja bantu “do” atau “does” (atau “don’t” / “doesn’t”), kata kerja utamanya kembali ke bentuk dasar! Ya, kembali ke “go”!

Mari kita lihat contohnya:

Kalimat Negatif

  • Untuk subjek I, You, We, They, dan kata benda jamak, kita gunakan do not (atau disingkat don’t) + go.

    • I do not go / I don’t go to bed late. (Saya tidak tidur larut malam.)
    • They don’t go to school on Sundays. (Mereka tidak pergi ke sekolah setiap Minggu.)
    • My friends don’t go to the concert. (Teman-teman saya tidak pergi ke konser itu.)
  • Untuk subjek He, She, It, dan kata benda tunggal, kita gunakan does not (atau disingkat doesn’t) + go. Perhatikan, kata kerjanya kembali ke “go”, bukan “goes”! Kata “does” sudah membawa penanda orang ketiga tunggalnya.

    • He does not go / He doesn’t go to the gym today. (Dia tidak pergi ke gym hari ini.)
    • She doesn’t go shopping alone. (Dia tidak pergi berbelanja sendirian.)
    • The car doesn’t go fast anymore. (Mobil itu tidak melaju kencang lagi.)
    • My sister doesn’t go to that school. (Adik/Kakak perempuan saya tidak pergi ke sekolah itu.)

Penting sekali untuk diingat: Setelah ‘don’t’ atau ‘doesn’t’, kata kerjanya selalu bentuk dasar. Jadi, tidak pernah ada “doesn’t goes”. Itu salah besar ya!

Kalimat Tanya

  • Untuk subjek I, You, We, They, dan kata benda jamak, kita mulai kalimat tanya dengan Do + subjek + go + …?

    • Do you go to work by bus? (Apakah kamu pergi kerja naik bus?)
    • Do they go to the same school? (Apakah mereka pergi ke sekolah yang sama?)
    • Do your parents go here often? (Apakah orang tuamu sering pergi ke sini?)
  • Untuk subjek He, She, It, dan kata benda tunggal, kita mulai kalimat tanya dengan Does + subjek + go + …? Sekali lagi, kata kerjanya kembali ke “go”, bukan “goes”! Kata “does” lagi-lagi sudah membawa penanda orang ketiga tunggalnya.

    • Does he go to college? (Apakah dia kuliah?)
    • Does she go to the library? (Apakah dia pergi ke perpustakaan?)
    • Does it go up there? (Apakah itu pergi/naik ke sana?)
    • Does your brother go with you? (Apakah kakak/adik laki-lakimu pergi bersamamu?)

Sama seperti di kalimat negatif, tidak pernah ada “Does … goes …?”. Itu juga salah ya! Jadi, aturan emasnya adalah: Di kalimat negatif dan tanya Simple Present Tense, setelah ‘do/don’t’ atau ‘does/doesn’t’, kata kerjanya selalu ‘go’.

Memahami perbedaan penggunaan “go” dan “goes” di kalimat positif saja dan bagaimana “go” kembali muncul di negatif dan tanya adalah kunci untuk menguasai topik ini.

Tips Jitu Agar Tidak Tertukar Antara “Go” dan “Goes”

Meskipun aturannya sudah dijelaskan, kadang saat praktik, kita masih bisa salah. Ini beberapa tips yang bisa membantu kalian:

  1. Identifikasi Subjek Kalimat: Langkah pertama dan terpenting adalah mengenali siapa atau apa yang menjadi subjek kalimat. Apakah itu “I”, “You”, “We”, “They”, atau kata benda jamak? Atau apakah itu “He”, “She”, “It”, atau kata benda tunggal? Ini akan langsung menentukan bentuk kata kerja apa yang harus digunakan di kalimat positif.

  2. Pastikan Tense-nya Simple Present: Aturan “go” vs “goes” ini hanya berlaku spesifik di Simple Present Tense. Kalau kalimatnya dalam past tense (sudah terjadi), future tense (akan terjadi), atau tenses lainnya, bentuk kata kerjanya akan beda lagi (“went” untuk past tense, “will go” untuk future, dsb.). Fokuskan dulu pada Simple Present.

  3. Hafalkan Pola Dasar: Ingat pola ini untuk Simple Present positif:

    • I, You, We, They, Plural Nouns + go
    • He, She, It, Singular Nouns + goes
    • Dan untuk negatif/tanya:
    • I, You, We, They, Plural Nouns + don’t + go (negatif)
    • Do + I, You, We, They, Plural Nouns + go? (tanya)
    • He, She, It, Singular Nouns + doesn’t + go (negatif)
    • Does + He, She, It, Singular Nouns + go? (tanya)
  4. Latihan Soal: Cari latihan soal online atau di buku tata bahasa yang fokus pada Simple Present Tense dan subject-verb agreement. Semakin banyak berlatih, semakin terbiasa telinga dan mata kalian dengan pola yang benar. Coba isi bagian kosong atau perbaiki kalimat yang salah.

  5. Perbanyak Membaca dan Mendengarkan: Saat membaca buku, artikel, atau mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris, perhatikan bagaimana penutur aslinya menggunakan “go” dan “goes”. Otak kalian akan perlahan menangkap polanya secara natural. Semakin sering terpapar, semakin mudah mengenali mana yang benar.

  6. Coba Buat Kalimat Sendiri: Jangan takut membuat kalimat dalam bahasa Inggris menggunakan “go” dan “goes”. Mulai dari kalimat sederhana tentang rutinitas harianmu atau orang di sekitarmu. “My mom goes to the market.” “We go to school together.” Latihan membuat kalimat sendiri akan memperkuat pemahamanmu.

Fakta Menarik seputar “Go” dan Verb Conjugation

“Go” adalah salah satu kata kerja yang paling umum dan fundamental dalam bahasa Inggris. Karena saking seringnya dipakai, kata kerja ini seringkali punya bentuk lampau (past tense) yang tidak beraturan (irregular). Contohnya “go” berubah menjadi “went” di past tense, bukan “goed”. Ini adalah peninggalan sejarah dari bahasa Inggris Kuno dan Pertengahan yang konjugasinya jauh lebih rumit.

Dalam konteks Simple Present Tense, meskipun “go” mendapat akhiran “-es” dan bukan hanya “-s” seperti kebanyakan kata kerja (contoh: play -> plays, walk -> walks), aturan penambahan “-es” ini sebenarnya cukup konsisten untuk kata kerja yang berakhiran bunyi tertentu yang sulit ditambahkan “-s” langsung (seperti -s, -z, -sh, -ch, -x, -o). Bayangkan kalau “go” jadi “gos”, agak susah diucapkan kan? Jadi, penambahan “-es” ini juga terkait dengan kemudahan pengucapan.

Di banyak bahasa lain, konjugasi kata kerja bisa jauh lebih rumit daripada bahasa Inggris. Ada bahasa yang kata kerjanya berubah tergantung subjek (saya, kamu, dia, kami, kalian, mereka), jumlah subjek (tunggal, jamak, bahkan dual), jenis kelamin subjek, dan juga waktu (tense) serta modus (mood) kalimat. Dibandingkan itu, bahasa Inggris dengan hanya mengubah kata kerja di orang ketiga tunggal Simple Present Tense tergolong cukup sederhana lho!

Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

Kesalahan paling umum saat menggunakan “go” dan “goes” biasanya adalah:
1. Menggunakan “goes” untuk subjek I, You, We, They, atau kata benda jamak (misalnya: They goes to the park - SALAH).
2. Menggunakan “go” untuk subjek He, She, It, atau kata benda tunggal di kalimat positif (misalnya: He go to the office - SALAH).
3. Menggunakan “goes” setelah “don’t” atau “doesn’t” (misalnya: She doesn’t goes shopping - SALAH).
4. Menggunakan “does” dengan “go” untuk subjek I, You, We, They, atau kata benda jamak di kalimat tanya atau negatif (misalnya: Does you go? atau They doesn’t go - SALAH).

Cara terbaik untuk menghindari kesalahan ini adalah kembali lagi ke tips-tips di atas: identifikasi subjek, ingat aturan untuk Simple Present positif, dan yang terpenting, ingat bahwa setelah ‘do/don’t’ dan ‘does/doesn’t’, kata kerja selalu kembali ke bentuk dasar yaitu ‘go’. Ini adalah penyelamat di kalimat negatif dan tanya!

“Go” dengan Berbagai Arti

Selain arti “pergi” atau “bergerak” secara fisik, kata kerja “go” juga punya banyak arti lain, terutama dalam frasa kata kerja (phrasal verbs) atau idiom. Contoh:
* Go bad (menjadi busuk/rusak)
* Go crazy (menjadi gila)
* Go well (berjalan lancar)
* Go on (terus berlanjut, terjadi)
* Go off (meledak, berbunyi)

Menariknya, aturan “go” vs “goes” ini tetap berlaku meskipun arti kata “go” sudah berubah! Kalau subjeknya orang ketiga tunggal dan tenses-nya Simple Present, maka kita tetap pakai “goes”.

Contoh:
* The milk goes bad if you don’t put it in the fridge. (Susu itu jadi rusak kalau tidak ditaruh di kulkas.) -> Subjek “The milk” (kata benda tunggal), pakai “goes”.
* He goes crazy when he hears that song. (Dia jadi gila ketika mendengar lagu itu.) -> Subjek “He”, pakai “goes”.
* My plan usually goes well. (Rencana saya biasanya berjalan lancar.) -> Subjek “My plan” (kata benda tunggal), pakai “goes”.
* The alarm goes off at 6 AM. (Alarm berbunyi jam 6 pagi.) -> Subjek “The alarm” (kata benda tunggal), pakai “goes”.

Jadi, meskipun arti “go” bisa bermacam-macam, aturan tata bahasa dasar tentang kapan menggunakan “go” atau “goes” di Simple Present positif, serta kapan menggunakan “go” setelah “do/does” di negatif/tanya, tetap konsisten.

Latihan Singkat (Untuk Anda)

Coba isi titik-titik di bawah ini dengan “go” atau “goes”!

  1. My cat ______ out every night.
  2. We ______ to the beach every summer.
  3. ______ she ______ to your school? (Kalimat tanya)
  4. They ______ not ______ to the party. (Kalimat negatif)
  5. The sun ______ up in the east.
  6. I usually ______ to bed early.
  7. His car ______ very fast.
  8. ______ you ______ shopping tomorrow? (Kalimat tanya)

(Jawaban ada di kepala kalian ya! Coba cek kembali aturan yang sudah dijelaskan di atas.)

Merangkum Intinya

Inti dari perbedaan “go” dan “goes” sangat sederhana:
* Gunakan go untuk subjek I, You, We, They, dan kata benda jamak dalam kalimat positif Simple Present Tense.
* Gunakan goes untuk subjek He, She, It, dan kata benda tunggal dalam kalimat positif Simple Present Tense.
* Dalam kalimat negatif dan tanya Simple Present Tense, selalu gunakan bentuk dasar go setelah kata kerja bantu do/don’t (untuk I, You, We, They, jamak) atau does/doesn’t (untuk He, She, It, tunggal).

Memahami aturan ini adalah langkah penting dalam menguasai Simple Present Tense dalam bahasa Inggris. Jangan khawatir kalau masih suka salah di awal. Ini proses belajar! Teruslah berlatih, membaca, dan mendengarkan.

Semoga penjelasan ini membuat perbedaan antara “go” dan “goes” jadi lebih jelas ya!

Punya pertanyaan lain seputar “go” dan “goes”? Atau mau berbagi tips versi kalian? Jangan ragu tinggalkan komentar di bawah ya! Mari kita diskusi dan belajar bersama!

Posting Komentar